Erick Thohir: PSSI Awards 2026 Wujud Apresiasi Pahlawan Sepak Bola Indonesia

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan PSSI Awards 2026 menjadi bentuk apresiasi tertinggi bagi seluruh insan yang berkontribusi memajukan sepak bola nasional, dari level grassroots hingga prestasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Erick Thohir: PSSI Awards 2026 Wujud Apresiasi Pahlawan Sepak Bola Indonesia
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan PSSI Awards 2026 menjadi bentuk apresiasi tertinggi bagi seluruh insan yang berkontribusi memajukan sepak bola nasional, dari level grassroots hingga prestasi. (AntaraNews)

Ketua Umum PSSI Erick Thohir secara resmi membuka gelaran PSSI Awards 2026 di Studio 6 Emtek, Jakarta, pada Sabtu (28/3/2026). Acara ini menandai pertama kalinya PSSI menyelenggarakan malam penghargaan akbar sejak berdiri 95 tahun silam. PSSI Awards 2026 bertujuan memberikan pengakuan kepada berbagai pihak yang telah mendedikasikan diri untuk kemajuan sepak bola Indonesia.

Erick Thohir menegaskan bahwa PSSI Awards 2026 bukan sekadar malam penghargaan biasa, melainkan sebuah bentuk apresiasi mendalam. Penghargaan ini ditujukan bagi seluruh insan sepak bola, mulai dari pemain, wasit, PSSI provinsi, sponsor, komunitas, hingga suporter yang bekerja keras di berbagai tingkatan. Semangat ini diharapkan dapat menjaga mimpi sepak bola Indonesia tetap hidup dan berkembang.

Dalam acara yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta perwakilan FIFA, sebanyak 17 kategori penghargaan diberikan. Penganugerahan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pemain terbaik, gol terbaik, hingga program pengembangan sepak bola. Perhelatan ini menjadi bukti nyata komitmen PSSI dalam menghargai setiap kontribusi.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan bahwa PSSI Awards 2026 adalah panggung istimewa bagi para pahlawan di lapangan hijau. Menurutnya, kontribusi dalam sepak bola tidak hanya datang dari pemain, tetapi juga dari wasit, asosiasi provinsi, sponsor, dan komunitas. Semua pihak ini memiliki peran krusial dalam membangun ekosistem sepak bola yang kuat dan berkelanjutan.

Erick Thohir menekankan bahwa sepak bola Indonesia tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja. Di balik setiap performa gemilang pemain di lapangan, terdapat kerja keras dan dukungan dari berbagai elemen. Oleh karena itu, PSSI Awards 2026 hadir dengan semangat yang lebih hangat dan membumi, merangkul semua yang terlibat.

Acara PSSI Awards 2026 ini merupakan gelaran perdana dalam sejarah 95 tahun berdirinya PSSI. Kehadiran berbagai tokoh penting seperti CEO Emtek Group Sutanto Hartono, jajaran Exco PSSI, dan perwakilan FIFA Sanjeevan Balasingam menunjukkan skala dan pentingnya acara ini. Ini adalah langkah maju PSSI dalam memberikan pengakuan yang layak.

Sebanyak 17 kategori penghargaan bergengsi diberikan dalam PSSI Awards 2026 untuk mengapresiasi insan sepak bola nasional. Jay Idzes berhasil meraih penghargaan Pemain Putra Terbaik (Men’s Player of the Year), menunjukkan performa gemilangnya sepanjang musim. Sementara itu, Marselino Ferdinan dinobatkan sebagai Pemain Muda Putra Terbaik (Men’s Young Player of the Year), menandakan potensi besar di masa depan.

Penghargaan untuk gol terbaik (Goal of the Year) jatuh kepada Rizky Ridho dengan gol spektakulernya. Yance Sayuri juga tidak ketinggalan, menyabet penghargaan Assist Terbaik (Assist of the Year) berkat umpan-umpan akuratnya. Di posisi penjaga gawang, Maarten Paes terpilih sebagai Penjaga Gawang Putra Terbaik, dan Iris de Rouw menjadi Penjaga Gawang Putri Terbaik.

Kategori pemain putri juga mendapat sorotan, dengan Safira Ika dinobatkan sebagai Pemain Putri Terbaik (Women’s Player of the Year). Claudia Alexandra Scheunemann meraih penghargaan Pemain Muda Putri Terbaik (Women’s Young Player of the Year), menunjukkan bakat muda yang menjanjikan. Emil Audero juga diakui dengan penghargaan Penyelamatan Terbaik (Saves of the Year) atas aksi-aksi heroiknya.

Tidak hanya pemain, perangkat pertandingan juga mendapatkan apresiasi dalam PSSI Awards 2026. Thoriq Munir Alkatiri terpilih sebagai Wasit Terbaik (Referee of the Year), sementara Fuad Qohar dinobatkan sebagai Asisten Wasit Terbaik (Assistant Referee of the Year). Asprov PSSI Jawa Timur juga menerima penghargaan sebagai Asosiasi Provinsi Terbaik (Provincial Association of the Year) atas kontribusi mereka.

PSSI Awards 2026 turut memberikan penghargaan untuk kategori pengembangan sepak bola yang berkelanjutan. Program Gala Siswa Indonesia (GSI) berhasil meraih Football Development Program of the Year, menunjukkan keberhasilan dalam pembinaan talenta muda. MilkLife Soccer Challenge juga diakui sebagai Grassroots Development Program of the Year, menyoroti pentingnya pembinaan dari usia dini.

Beberapa penghargaan khusus juga diberikan untuk mengapresiasi individu yang berkontribusi di luar lapangan. Setyo Putro Utomo dianugerahi Man Behind The Jersey of the Year, mengakui dedikasinya di balik layar. Penghargaan Supporter of the Year diberikan kepada (almarhum) Mas Katon, sebagai bentuk penghormatan atas loyalitasnya.

PSSI juga memberikan apresiasi kepada Tan Liong Houw melalui Yayasan Bakti Sepak Bola, sebagai pengakuan atas kontribusi jangka panjangnya. Penghargaan ini menegaskan bahwa sepak bola adalah olahraga yang melibatkan banyak aspek dan individu, bukan hanya di dalam lapangan. PSSI berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan sepak bola di semua lini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi