Dugaan Pencabulan Siswi TK, Hasil Visum dan Kesaksian Orang Tua Korban Beda

Jumat, 6 September 2019 21:24 Reporter : Budi Widayat
Dugaan Pencabulan Siswi TK, Hasil Visum dan Kesaksian Orang Tua Korban Beda Ilustrasi Pelecehan Seksual. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Satreskrim Polres Mojokerto Kota masih mendalami laporan dugaan kasus pencabulan guru pendamping TK terhadap siswinya yang masih berumur sekitar 4 tahun. Sejumlah saksi dari keluarga korban dan guru sekolah sudah dimintai keterangan, termasuk mengecek hasil visum dan meminta keterangan dokter.

Kasatreskrim Polresta Mojokerto AKP Ade Warokah mengatakan, sekarang ini terus menyelidiki kasus ini dan mengecek hasil visum. Sebab ada perbedaan kondisi bagian vital korban antara keterangan orang tua dengan kesimpulan sementara dokter yang menangani.

"Sejauh ini sudah ada dua guru sebagai saksi. Kemudian dari pihak dokter sudah kami dapatkan hasil visum. Sementara dari dokter yang pertama kali menangani, dokter tidak berani menyimpulkan ada peristiwa ini," kata Ade usai menjenguk korban di rumahnya, Jumat (6/9) siang.

Menurutnya, untuk memperdalam penyelidikan, polisi juga akan menggandeng psikolog dan meminta keterangan tetangga korban. Sebab dari keterangan sejumlah saksi dari sekolah, mereka merasa ragu dengan pernyataan orang tua korban.

"Kami sudah berupaya melakukan interogasi terhadap terlapor, berikut dokter yang menangani awal peristiwa ini," jelasnya.

Masih kata Ade, setelah semua bukti dan keterangan saksi lengkap, baru bisa menyimpulkan dan memastikan kasus ini untuk penanganan lebih lanjut.

"Kita kumpulkan bukti dan keterangan para saksi dulu, baru nanti kita simpulkan untuk proses hukumnya lebih lanjut," ucap AKP Ade Warokah.

Sebelumnya seorang guru pendamping TK inisial T dilaporkan ke Polres Mojokerto Kota karena diduga melakukan pencabulan terhadap siswinya, NN (4). Ibu korban, AP (39) mengambil langkah hukum karena yakin anaknya memang menjadi korban asusila oleh guru tersebut. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini