Dua Pekan Hasan Nasbi Mundur, Jubir Istana Masih Diam soal Sosok Kepala PCO Baru

Sejumlah tokoh dinilai layak menggantikan Hasan Nasbi sebagai Kepala PCO.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Dua Pekan Hasan Nasbi Mundur, Jubir Istana Masih Diam soal Sosok Kepala PCO Baru
Dua Pekan Hasan Nasbi Mundur, Jubir Istana Masih Diam soal Sosok Kepala PCO Baru (Merdeka.com)

Hasan Nasbi, Pendiri Cyrus Network memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden alias PCO. Hasan mundur sejak 21 April 2025 lalu.

Nyaris dua pekan kursi Kepala PCO kosong. Pemerintah hingga kini belum memutuskan, siapa pengganti kursi Hasan tersebut.Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi pun belum bicara tentang sosok pengganti Hasan.

Begitu pula Wamenkodigi, Angga Raka Prabowo, belum mengungkap siapa pengganti mantan pendukung Presiden ketujuh Joko Widodo (Jokowi) tersebut.merdeka.com telah mengontak keduanya melalui pesan singkat, Sabtu (3/5). Namun pesan tersebut tidak berbalas.

Sejumlah tokoh pengganti Hasan sempat bermunculan. Mulai dari Najwa Shihab, hingga Uni Lubis, namun keduanya dengan tegas membantah.

Syahganda Nainggolan dan Wakil Ketua Kantor Staf Kepresidenan, M Qodari juga masuk dalam daftar nama yang santer terdengar. Dari internal, ada nama Wamenkodigi, Angga Raka Prabowo. Tapi hingga kini, Prabowo belum menunjuk kepala PCO yang baru.

Beberapa hari setelah Hasan muncur, Prasetyo Hadi mengatakan, bahwa surat pengunduran diri Hasan tengah dipelajari oleh Presiden Prabowo.

"Beliau (Presiden) ingin terlebih dahulu mempelajarinya. Jadi belum sampai kepada tahap sudah diteken," kata Prasetyo kepada wartawan.Prasetyo menegaskan, Presiden bisa saja tidak menolak pengunduran diri Hasan.

Oleh karena itu, hingga saat ini belum ada pembicaraan mengenai sosok pengganti Hasan.

"Mohon maaf misalnya, bisa jadi kan tidak berkenan Pak Hasan Nasbi mundur. Kita tunggu keputusan dari Bapak Presiden," kata Prasetyo.

Hasan Nasbi sendiri mengaku telah mengirimkan surat kepada Seskab Teddy Indra Wijaya dan Mensesneg Prasetyo Hadi terkait surat pengunduran dirinya.

Hasan tak bicara panjang lebar tentang alasannya untuk mundur. Dia Hanya menyatakan, ingin menepi terlebih dahulu.

"Jadi sampai di sini perjalanan saya di kantor PCO dan kita tentu akan tetap sering bertemu di lain kesempatan," kata Hasan.

Menurut sumber merdeka.com, Hasan telah dua kali mengirimkan surat pengunduran diri. Namun, hingga akhirnya memutuskan mundur, surat tersebut belum juga dibalas oleh Prabowo.

Bagi pegiat media sosial Budhius M. Piliang, M Qodari sosok yang layak dipertimbangkan untuk memimpin PCO. Menurutnya, Qodari memiliki keunggulan dalam hal komunikasi kebijakan publik.

“Qodari mampu menjelaskan program pemerintah dengan bahasa yang sederhana, menarik, tapi tetap substansial. Itu keunggulan penting bagi PCO,” kata Budhius dalam sebuah diskusi di kanal Youtube.

M Qodari sendiri belum memberikan sinyal ambisi untuk menduduki posisi Kepala PCO. Namun Budhius menilai, kapasitas dan pengalaman Qodari membuatnya tetap relevan dalam pembahasan.

“Kita butuh figur yang bisa menjembatani pesan pemerintah kepada masyarakat. Dan itu tidak cukup hanya dengan kemampuan teknis, tapi juga sensitivitas terhadap isu dan cara menyampaikannya,” tambah Budhius.

Rekomendasi