Tim SAR gabungan berhasil melakukan penyelamatan dramatis terhadap dua pemuda di Pantai Alar, Minahasa Selatan. Kedua korban, Dandy Gosal (23) dan Marcelino Umboh (22), ditemukan tenggelam setelah berenang di laut pada Sabtu pagi.
Kejadian nahas ini bermula pada Jumat malam, saat keduanya bersama rekan-rekan mengonsumsi minuman beralkohol di tepi pantai. Kondisi tubuh yang melemah akibat konsumsi alkohol diduga menjadi penyebab mereka kehabisan tenaga saat berenang keesokan paginya.
Berkat laporan cepat dari rekan korban kepada petugas pemadam kebakaran, tim penyelamat segera bergerak. Mereka berhasil mengevakuasi Dandy dan Marcelino dalam keadaan selamat, meskipun tidak sadarkan diri, dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis.
Advertisement
Advertisement
Kronologi Kejadian di Pantai Alar
Insiden yang menimpa Dandy Gosal dan Marcelino Umboh terjadi di Pantai Alar, Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan. Keduanya merupakan warga Desa Matani, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan. Peristiwa ini bermula pada Jumat (12/9) sekitar pukul 23.00 WITA.
Pada malam itu, kedua pemuda tersebut bersama sejumlah rekannya mengonsumsi minuman beralkohol di tepi Pantai Alar. Aktivitas ini berlangsung hingga larut malam. Konsumsi alkohol diketahui dapat mempengaruhi kondisi fisik dan kesadaran seseorang.
Keesokan harinya, sekitar pukul 06.00 WITA, Dandy dan Marcelino memutuskan untuk berenang di laut. Namun, akibat kondisi tubuh yang lemah setelah mengonsumsi alkohol, keduanya kehabisan tenaga. Situasi ini menyebabkan mereka tenggelam di perairan Pantai Alar.
Advertisement
Rekan-rekan korban yang melihat kejadian tersebut segera dilanda kepanikan. Mereka dengan cepat melaporkan insiden tenggelam ini kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar) Minahasa Selatan. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Pos SAR Amurang untuk penanganan lebih lanjut.
Advertisement
Detik-detik Penyelamatan Tim SAR Gabungan
Mendapatkan laporan mengenai pemuda tenggelam di Pantai Alar, Pos SAR Amurang segera merespons. Sekitar pukul 08.00 WITA, tim penyelamat dari Pos SAR Amurang yang berjarak hanya 500 meter dari lokasi kejadian, langsung mengerahkan personelnya. Mereka bergerak cepat menuju titik insiden.
Operasi penyelamatan ini didukung penuh oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Manado. Tim SAR gabungan tiba di lokasi pada pukul 08.05 WITA, hanya lima menit setelah pengerahan tim. Mereka segera memulai upaya evakuasi terhadap kedua korban.
Humas Kantor SAR Manado, Nuriadin Gumeleng, menjelaskan, "Kedua korban yang dievakuasi yaitu Dandy Gosal (23 tahun) dan Marcelino Umboh (22), keduanya warga Desa Matani, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan." Proses evakuasi berjalan efektif berkat koordinasi yang baik antarunsur.
Advertisement
Pada pukul 08.20 WITA, kedua pemuda berhasil dievakuasi dari laut dalam keadaan selamat. Meskipun demikian, Dandy dan Marcelino ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri. Keduanya segera dilarikan ke Rumah Sakit Amurang untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Advertisement
Imbauan Keselamatan dari Basarnas
Unsur terkait yang turut serta dalam operasi penyelamatan ini meliputi enam personel dari Pos SAR Amurang, empat personel dari KPP Manado, dan enam personel dari Damkar Minsel. Kolaborasi ini menunjukkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat di perairan.
Menyikapi insiden ini, Basarnas Sulawesi Utara melalui Wilayah Pos SAR Amurang menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.
Nuriadin Gumeleng menegaskan, "Basarnas Sulut Wilayah Pos SAR Amurang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan menghindari aktivitas berisiko di perairan, terutama dalam kondisi tidak bugar atau setelah mengonsumsi minuman beralkohol." Pesan ini menekankan pentingnya kesadaran diri.
Advertisement
Masyarakat diminta untuk selalu memprioritaskan keselamatan saat beraktivitas di pantai atau perairan lainnya. Kondisi fisik yang prima dan kesadaran penuh sangat krusial untuk menghindari potensi bahaya, terutama di lokasi seperti Pantai Alar yang memiliki daya tarik tersendiri.
Sumber: AntaraNews