Diwarnai Baku Tembak, Polisi Bekuk Kawanan Perampok Toko HP di Yogyakarta

Selasa, 30 April 2019 20:27 Reporter : Purnomo Edi
Diwarnai Baku Tembak, Polisi Bekuk Kawanan Perampok Toko HP di Yogyakarta Polisi Bekuk Kawanan Perampok Toko HP. ©2019 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Polisi membekuk kawanan perampok yang beraksi di sejumlah toko ponsel di wilayah Yogyakarta. Kawanan perampok yang berjumlah empat orang ini dibekuk usai sempat terjadi aksi kejar-kejaran disertai baku tembak.

Direktur Ditreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo mengatakan kawanan perampok ini dibekuk pada Senin (29/4). Keempat pelaku dibekuk di daerah Purworejo, Jawa Tengah setelah sebelumnya sempat diintai sejak di daerah Jawa Barat.

Saat dibekuk keempat perampok mengendarai sebuah mobil Toyota Avanza yang diketahui menggunakan pelat nomor palsu. Hadi menerangkan saat dibekuk kawanan perampok ini mencoba melarikan diri. Petugas pun kemudian menembak ban kanan mobil yang dikendarai pelaku.

Mobil yang dikendarai kawanan perampok ini berhenti melaju usai menabrak sebuah truk. Akibat tabrakan ini, mobil tersebut mengalami rusak parah.

"Pada saat dihentikan mereka tidak mau, mereka malakukan perlawanan dengan cara menembak. Maka sesuai ketentuan berlaku yaitu kita lumpuhkan karena ternyata memiliki senjata. Maka satu orang meninggal di rumah sakit," ujar Hadi di Mapolda DIY, Selasa (30/4).

Hadi mengungkapkan keempat pelaku diamankan dengan sejumlah luka tembak. Dia merinci pelaku berinisial ASS, warga Karawang, Jawa Barat mengalami luka tembak di bahu kanan dan kiri, serta patah tulang bahu kiri.

Sedangkan pelaku berinisial SBH mengalami luka tembak di punggung kanan dan kaki kiri. Sedangkan, pelaku SB, warga Ngawi Jawa Timur mengalami luka tembak di paha kanan.

"Sedangkan satu yang meninggal pelaku berinisial AD warga Bandung Jawa Barat. Kondisinya meninggal di rumah sakit," ujar Hadi.

Polisi menyita sejumlah barang bukti dari kawanan perampok ini. Diantaranya mobil yang dipakai untuk melarikan diri dan sepucuk pistol dengan lima buah peluru di dalamnya.

Menurut Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto, kawanan perampok ini tercatat beraksi di tiga toko ponsel di wilayah DIY. Tiga toko ponsel ini tersebar di Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Bantul.

"Tiga perampokan itu terjadi di Semin, Gunungkidul pada Maret 2019 dengan kerugian Rp 10 juta. Dan di Semanu, Gunungkidul pada Februari 2019 dengan kerugian Rp 400 juta dan di Banguntapan, Bantul pada Maret 2019 dengan kerugian Rp 400 juta," ungkap Yuliyanto.

Yuliyanto menambahkan keempat perampok ini beraksi mengincar toko ponsel yang baru buka. Para pelaku telah melakukan pengintaian. Saat beraksi, para perampok ini mengincar saat pintu toko terbuka setengah mereka langsung masuk toko dan menodongkan senjata.

"Saat pelaku berhasil masuk toko, pintu kembali mereka tutup. Pelaku lainnya mengawasi di luar toko sementara sebagian pelaku menguras ponsel dan uang yang ada di dalam toko," tutup dia. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. Perampokan
  2. Yogyakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini