Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diwacanakan sel khusus bandar narkoba di Nusakambangan, seperti Neraka

Diwacanakan sel khusus bandar narkoba di Nusakambangan, seperti Neraka Ilustrasi penjara. ©2012 Shutterstock/rook76

Merdeka.com - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia membangun lembaga pemasyarakatan dengan ruangan khusus bagi bandar narkoba maupun narapidana berisiko tinggi.

Kepala Kanwil Kemenhum dan HAM Jateng, Dewa Putu Gede mengatakan, narapidana bandar narkoba maupun pihak yang terlibat dalam jaringan kejahatan akan dibawa ke LP Nusakambangan. Mereka akan ditempatkan di sel khusus.

"Nantinya, akan diberlakukan 'one sel one men' di sana (LP Nusakambangan) dengan benteng yang kuat agar (napi berisiko tinggi) tidak bisa bergerak apa-apa, seperti di neraka. Nantinya (mereka) hanya muter-muter saja dan tidak dapat bertemu keluarga," katanya saat acara Serah Terima Jabatan dan Lepas Sambut Kepala Rutan Kelas II B Batang, Senin (3/9).

Dia juga berpesan pada semua anak buahnya tidak main-main encoba terlibat pada tindakan kejahatan peredaran narkoba.

"Saya ingatkan (jajaran Kemenhum dan HAM) jangan sekali-kali melakukan tindakan maupun berkolaborasi dengan bandar narkoba hanya untuk memperkaya diri," katanya.

Bagi pegawai yang terlibat dalam kasus narkotika dan obat berbahaya, akan diambil langkah atau ditarik silang, serta pemahaman perwilayahan, tidak terkecuali tindakan administrasi maupun hukum.

Semua lapas dan rumah tahanan negara (rutan) di Jawa Tengah akan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri agar tidak ada lagi peredaran maupun penggunaan narkoba di wilayah ini.

Kepala Rutan Batang Yusup Gunawan sebelumnya menjabat Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik Lapas Kelas II A Pekanbaru Riau, sedangkan Moh Ilham Agung Setyawan kini menjabat sebagai Kepala Lapas Kelas II B Gunung Sitoli, Sumatera Utara.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP