Dirjen Perhubungan Udara minta Bandara Wamena segera dibuka
Merdeka.com - Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti sudah mendengar perihal Bandara Wamena yang hari ini berhenti beroperasi. Herry pun sudah memerintahkan agar seluruh awak petugas di bandara tersebut untuk kembali bekerja.
"Saya perintahkan untuk kembali bekerja dan tidak mogok lagi. Mungkin sore atau besok bandara sudah beroperasi kembali," ujar Herry kepada merdeka.com, Senin (8/7).
Seperti diketahui, Bandara Wamena hari ini berhenti beroperasi. Hal ini karena para pegawai di Bandara Wamena demo menolak melayani penerbangan. Para pegawai protes karena salah seorang pejabat penting di Kabupaten Jayawijaya dan beberapa pejabat setempat diduga memukul Kepala Bandara Wamena, Papua, Junikar Pakondo, beserta salah seorang staf apron, pada Minggu (7/7). Aksi pemukulan ini pun segera memicu aksi protes yang mengakibatkan penerbangan terhenti.
"Saya juga sudah minta agar pelaku diproses secara hukum. Ini tidak bisa dibiarkan," ujar Herry.
Peristiwa pemukulan terjadi di Apron 1 Bandara Wamena, pada Minggu (7/7) sekitar pukul 17.45 WIT. Kronologisnya saat itu Pesawat Walesi Air dipaksa untuk berangkat ke Jayapura Oleh pejabat penting di daerah itu, namun pilot Walesi Air tidak bersedia karena pegawai ATC (Apron) atas nama Edi Yohanes Purba (29) tidak bersedia memandu penerbangan tersebut.
Pegawai apron tersebut berusaha memberikan penjelasan bahwa sudah di luar jam penerbangan atau sudah malam. Tetapi pejabat penting itu, tidak terima penjelasan tersebut dan langsung memukul serta menendang Edi Purba.
Melihat kejadian tersebut, Kepala Bandara Wamena, Junikar Pakondo berusaha melerai dan menanyakan masalah yang terjadi, namun ia justru ikut menjadi korban pemukulan.
\r\n (mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya