Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dinas Peternakan Sulsel Temukan Ribuan Hewan Kurban Cacat dan Sakit yang Dijual

Dinas Peternakan Sulsel Temukan Ribuan Hewan Kurban Cacat dan Sakit yang Dijual Pemeriksaan kesehatan hewan kurban di masa pandemi. ©2021 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sulawesi Selatan (Sulsel) menemukan ribuan hewan kurban tidak layak. Hewan kurban tidak layak ditemukan saat DPKH Sulsel melakukan pemeriksaan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKH Sulsel, Syamsul Bahri mengaku pihaknya telah turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban yang dijual. Dari hasil tersebut ditemukan sejumlah hewan kurban tidak layak.

"Hewan kurban tidak layak yang kami temukan seperti sapi mengalami cacat mata terus ada yang pincang," ujarnya kepada wartawan, Senin (19/7).

Selain cacat atau sakit, DPKH Sulsel juga menemukan adanya sapi masih belum cukup umur diperjualbelikan. Ia mengaku ada total 69 ribu hewan yang dijual di Sulsel, 550 di antaranya di Makassar dijual tidak layak.

"Ada 69 ribu hewan yang dijual di Sulsel, satu persennya atau sekitar 6 ribu hewan kurban tidak layak. Di Makassar ada 550 ekor," ungkapnya.

Syamsul mengimbau kepada warga saat membeli hewan kurban agar mengecek kondisi dan meminta surat kesehatan hewan. Jika penjual tidak bisa menunjukkan surat sehat, disarankan untuk tidak dibeli.

"Kalau tidak ada surat kesehatan hewan yang kami keluarga, dipastikan itu tidak layak kurban. Kami memberikan surat sehat hewan layak setelah kami periksa," ucapnya. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP