Diduga depresi, Pemuda di Berau coba bunuh diri dari jembatan

Tim SAR gabungan, lanjut Ningtyas, juga sedang berada di bawah sungai, untuk mengantisipasi pemuda yang diketahui adalah Pi usia 22 tahun itu, nekat melompat ke sungai. Akhirnya, dengan pendekatan persuasif, upaya bunuh diri Pi, berhasil digagalkan.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Diduga depresi, Pemuda di Berau coba bunuh diri dari jembatan
Pria coba bunuh diri di Berau. ©2018 Merdeka.com

Pi (22), pemuda yang tinggal di Talisayan, Berau, Kalimantan Timur mencoba bunuh diri dari jembatan Gunung Tabur. Dia nekat bunuh diri diduga karena depresi.

Peristiwa itu terjadi Sabtu (3/3) sore, sekitar pukul 17.00 Wita. Kepolisian, BPBD Berau, TNI dan unsur SAR lain, masih mencari korban ABG yang bunuh diri melompat ke Sungai Segah dari atas jembatan. Kemudian, petugas yang ada di sungai terkejut melihat seorang pemuda, berada di samping jembatan.

"Waktu itu, informasi dari teman pemuda itu, mau melompat ke Sungai Segah," kata Kapolsek Gunung Tabur Iptu Ningtyas Widyas Mita, Sabtu (3/3).

Petugas yang awalnya berada di bawah Sungai bergegas ke jembatan. "Kita coba bujuk warga ini, kita cari keluarganya. Cuma, jangan sampai dia ketakutan dan terus tertekan," ujar Ningtyas.

Tim SAR gabungan, lanjut Ningtyas, juga sedang berada di bawah sungai, untuk mengantisipasi pemuda yang diketahui adalah Pi usia 22 tahun itu, nekat melompat ke sungai. Akhirnya, dengan pendekatan persuasif, upaya bunuh diri Pi, berhasil digagalkan.

Setelah berhasil diamankan, Pi pun diinterogasi petugas dan keluarganya di kantor polisi. "Setelah kita cari tahu, warga ini sedang mengalami permasalahan keluarga dan piutang. Keterangan itu masih kita dalami," terang Ningtyas.

Sementara, pencarian Ag di Sungai Segah di hari kedua ini, belum berbuah hasil. Tim SAR gabungan juga sudah memperluas radius pencarian, dibantu masyarakat. Ag, saat melompat Jumat (2/3) pagi kemarin, juga diduga depresi karena merasa kurang diperhatikan orangtuanya.

Rekomendasi