Diduga akan Menangkap Ikan, Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap PSDKP Aceh

Minggu, 16 Juni 2019 22:34 Reporter : Lia Harahap
Diduga akan Menangkap Ikan, Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap PSDKP Aceh PSDKP ACEH TANGKAP SATU KAPAL IKAN BERBENDERA MALAYSIA. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo, Banda Aceh, menangkap satu kapal perikanan asing berbendera Malaysia. Kapal itu diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di Selat Malaka, perairan Indonesia.

"Kapal perikanan asing berbendera Malaysia, KM KHF 1786 ditangkap Kapal Pengawas Perikanan atau KP Hiu 12 pada, Sabtu (15/6) sekitar pukul 06:30 Wib diduga menangkap ikan secara ilegal di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia," kata Kepala PSDKP Lampulo, Banda Aceh, Basri di Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Demikian dikutip dari Antara, Minggu (16/6).

Kapal ikan berbendera Malaysia tersebut dinakhodai warga negara Thailand dengan Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak empat orang berkewarganegaraan Myanmar.

"Kapal tersebut diduga melakukan penangkapan ikan dengan alat tangkap trawl di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) tanpa dilengkapi dokumen perizinan," ungkapnya.

Kapal asing tersebut, kata dia, bersama seluruh awak kapal telah dibawa ke Pangkalan PSDKP Lampulo Aceh dan akan dilakukan penyidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

Menurutnya, kegiatan kapal asing itu akan dijerat dengan Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Kapal Asing
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini