Deretan pasukan elite TNI dikerahkan bantu korban gempa lombok

Rabu, 8 Agustus 2018 06:20 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Deretan pasukan elite TNI dikerahkan bantu korban gempa lombok Reruntuhan bangunan akibat gempa Lombok. ©AFP PHOTO/Adek Berry

Merdeka.com - Gempa berkekuatan 7,0 SR mengguncang Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya, Minggu (5/8). Akibatnya, rumah dan gedung-gedung rata dengan tanah, serta aliran listrik yang sempat padam. Korban meninggal dunia akibat gempa berjumlah 98 orang, sedangkan korban selamat lainnya memilih untuk mengungsi.

Melihat kondisi ini, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto memerintahkan TNI dan Polri untuk mengerahkan pasukan khusus dalam penanganan korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Berikut beberapa pasukan elite TNI:

1 dari 4 halaman

Paskhas TNI AU terjunkan 100 personel bantu korban gempa

Paskhas TNI AU. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie

Pasukan Khas TNI Angkatan Udara telah mengirimkan 100 personelnya ke Lombok, Nusa Tenggara Barat untuk membantu korban gempa. Mereka diberangkatkan dengan Pesawat C-130 Hercules A-1315 dari Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (6/8).

Pasukan yang diberangkatkan terbagi dalam dua kelompok, terdiri dari tim kesehatan dan tim SAR yang sudah dibekali perlengkapan khusus untuk melaksanakan bantuan di lapangan.

2 dari 4 halaman

Divisi Infanteri 2 Kostrad

Divisi Infanteri 2 Kostrad. ©TNI.mil.id.

Divisi Infanteri 2 Kostrad memberangkatkan prajurit dari Batalyon Kesehatan 2 Kostrad untuk bergabung bersama Satgas Kesehatan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasukan kesehatan ini akan membantu korban gempa di sana.

Satgas Kesehatan Yonkes 2 Kostrad ini, dipimpin langsung oleh Komandan Yonkes 2 Kostrad, Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi, SpOT. menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU dengan membawa berbagai perlengkapan kesehatan yang meliputi modul bedah, modul Polum, modul perawatan, modul gawat darurat, modul farmasi, makanan dan tenda rumah sakit lapangan.

3 dari 4 halaman

Prajurit Batalyon

Prajurit Yon Zikon TNI. ©YNI.mil.id.

TNI memberangkatkan Prajurit dari Batalyon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka (Yon Zikon 13/KE) ke Lombok, NTB pada Minggu (5/8) menggunakan KRI Teluk Parigi 539 dari Jakarta. Menurut Mayjen M Sabrar Fadhilah, pemberangkatan 100 Prajurit TNI dari Yon Zikon 13/KE ke Lombok dalam rangka merenovasi rumah-rumah warga yang terkena dampak gempa.

"Selain membawa 100 Prajurit TNI dari Yon Zikon 13/KE, KRI Teluk Parigi 359 juga membawa material berupa kendaraan angkut berat, seperti 3 unit NPS, 1 unit Truk Tangki BBM, Ran Kodal, Truk Tangki Air," kata Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah.

4 dari 4 halaman

Prajurit TNI dari Pasmar-1 Jakarta

Asops Panglima TNI. ©TNI.mil.id.

Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto melepas keberangkatan 100 Prajurit TNI dari Pasmar-1 Jakarta, yang tergabung dalam Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) dipimpin oleh Letkol Laut (K) dr. Jeffrey Agung dalam rangka membantu evakuasi dan penanganan korban gempa bumi 7 SR yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggar Barat (NTB) pada Minggu 5 Agustus 2018 sekitar pukul 18.46 WITA.

"Dalam membantu korban gempa, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah memerintahkan kepada saya untuk menyiapkan satuan-satuan TNI diberangkatkan ke Lombok, termasuk diantaranya Pasmar-1 Jakarta," katanya. [has]

Baca juga:
Pemkot dan warga Depok sumbang Rp 700 juta untuk korban gempa NTB
Telepon Jokowi, Mahathir Mohamad sampaikan belasungkawa untuk korban gempa NTB
Fenomena guncangan kedua gempa Lombok yang justru lebih kuat
Menengok warga Mataram memilih bertahan di tenda darurat
BNPB sesalkan warga manfaatkan bencana, tarif pelabuhan-bandara Lombok Rp 2 juta
Perbaikan infrastruktur korban gempa Lombok tunggu instruksi BNPB

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini