Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, Bali, menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan potensi generasi muda melalui inisiatif literasi. Salah satu upaya nyata adalah penyelenggaraan ajang kreatif Denpasar Bercerita yang diharapkan mampu mendorong budaya literasi bertumbuh kuat di kalangan anak muda kota ini.
Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memacu kreativitas dan wawasan luas, sejalan dengan visi Pemkot Denpasar untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Melalui kolaborasi berbagai pihak, Denpasar Bercerita tidak hanya menjadi ajang ekspresi, tetapi juga fondasi pembentukan ekosistem literasi yang berkelanjutan.
Acara yang dihadiri oleh Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa, di Graha Yowana Suci Denpasar ini menegaskan bahwa literasi adalah kunci. Inisiatif semacam ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan membaca dan menulis, serta memperkaya khazanah intelektual generasi penerus Denpasar.
Advertisement
Advertisement
Budaya literasi memegang peranan krusial dalam membentuk generasi muda yang memiliki wawasan luas dan daya saing tinggi. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, menekankan pentingnya hal ini dalam mewujudkan SDM Kota Denpasar yang berkualitas.
Menurutnya, kegiatan seperti Denpasar Bercerita merupakan langkah konkret untuk meningkatkan semangat literasi, khususnya di kalangan komunitas kreatif. "Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan semangat literasi di kalangan generasi muda, terutama dari komunitas kreatif. Hal ini mendorong budaya literasi yang akan bertumbuh kuat di Kota Denpasar," ucap Ayu Kristi.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa inisiatif ini tidak hanya berhenti pada peningkatan minat baca, tetapi juga bertujuan untuk membentuk ekosistem literasi yang mandiri dan berkelanjutan di masa depan. Dengan demikian, generasi muda diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam memajukan budaya membaca dan menulis.
Advertisement
Advertisement
Ajang Denpasar Bercerita dirancang sebagai platform penting untuk memperkuat ekosistem literasi dan memperluas ruang ekspresi kreatif. Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Denpasar, A.A. Ngurah Mahendra Putra, menjelaskan bahwa program ini bertujuan menuturkan kisah, pengalaman, serta memori kolektif tentang Kota Denpasar melalui medium sastra, khususnya cerita pendek.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Denpasar melalui Dispar Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, Badan Kreatif (BKRAF) Denpasar, Penerbit Partikular, serta komunitas visual artist dari Darklab. Sinergi ini menunjukkan komitmen berbagai pihak dalam mendukung perkembangan literasi dan seni di Denpasar.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi titik temu bagi para penulis, pembaca, pemerhati budaya, dan masyarakat luas. Semoga dari sini lahir karya-karya yang tidak hanya indah, tetapi juga merekam spirit Denpasar sebagai kota inklusif, kreatif, dan berdaya saing," ujar Mahendra Putra, menggarisbawahi harapan besar dari ajang ini.
Advertisement
Advertisement
Antusiasme terhadap Denpasar Bercerita terlihat dari jumlah peserta yang mencapai lebih dari 200 orang. Para peserta mendaftarkan sudut pandang mereka melalui kisah, pengalaman, serta memori kolektif tentang Kota Denpasar yang dituangkan dalam bentuk cerita pendek.
Proses pendaftaran karya dilakukan secara daring sejak 19 September dan telah ditutup pada 31 Oktober. Setelah melalui seleksi ketat, 10 pemenang terbaik akan dipilih, dan karya-karya mereka akan dihimpun menjadi satu buku kumpulan cerita pendek berjudul "Denpasar Denpasar".
Pihak penyelenggara mengapresiasi semangat para peserta untuk berbagi cerita dan berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi tumbuhnya lebih banyak penulis serta karya sastra berkualitas dari Kota Denpasar. Inisiatif ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak individu untuk berkarya di bidang literasi.
Advertisement
Sumber: AntaraNews