Deddy Mizwar sebut debat Pilgub Jabar tak ada gunanya, hanya buang duit

Rabu, 13 Juni 2018 23:19 Reporter : Aksara Bebey
deddy mizwar dan dedi mulyadi di acara deklarasi dua DM. ©2018 Merdeka.com/aksara bebey

Merdeka.com - Calon Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyebut debat kandidat tidak berpengaruh signifikan kepada pemilih di Pilgub Jabar. Acara yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar ia nilai hanya membuang anggaran saja.

Pernyataan itu disampaikan saat ditemui usai acara penyerahan memori jabatan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (13/6).

Ia mendasarkan pendapatnya pada penyelenggaraan debat kandidat kedua, Senin (14/5) di Universitas Indonesia, Depok, yang sempat ricuh.

"Tidak penting debat ketiga. Saya menolak sebenarnya untuk debat ketiga. Tapi yang tiga (paslon lain) lagi menyetujui. Saya ok setuju, tapi saya minta jaminan keamanan aparat kepada KPU," tegasnya.

Alasan dia meminta jaminan keamanan lantaran Demiz tidak ingin di tengah acara, pendukung berseteru hingga beradu fisik. Hal itu justru jauh dari tujuan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang ingin memajukan sebuah daerah.

"Memang (kejadian ricuh) antar-Paslon sudah selesai, tidak masalah. Tapi antar-pendukung belum selesai. Saya tidak ingin ada keributan sampai berdarah-darah sampai ada yang hilang nyawa," ucapnya.

Penyelenggaraan debat kandidat pun tidak mampu mereduksi hoax yang berseliweran di dunia maya. Itu bisa menimbulkan praduga yang bisa memanaskan suasana.

Oleh karena itu, Demiz menegaskan bahwa penyelenggaraan debat kandidat tidak ada pengaruhnya bagi pemilih.

"Yang nonton sedikit. Enggak ada gunanya juga. Enggak ada pengaruh buat pemilih. Hanya buang buang duit," imbuhnya.

"Kalau enggak ada jaminan (keamanan), saya enggak akan datang. Yang penting harus aman," ia menambahkan. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini