Cuitan Tak Pantas Akun Polsek Srandakan soal Tragedi Kanjuruhan, Polisi Duga Diretas
Merdeka.com - Cuitan dari akun media sosial @polseksrandakan tentang tragedi Kanjuruhan viral. Cuitan tersebut berisikan kata-kata yang tidak pantas terkait tragedi Kanjuruhan.
Peneĺusuran merdeka.com, cuitan @polseksrandakan ini awalnya menanggapi unggahan akun @akmalmaharli tentang penembakan gas air mata di dalam Stadion Kanjuruhan. Akun @polseksrandakan menuliskan balasan 'Modyarrr'.
Balasan @polseksrandakan dalam komentar akun @indohooligan12 yang berisikan 'gek do belani opo koe ki'. Selain itu adapula balasan @polseksrandakan kepada @f12xos yang berbunyi 'salut sama pak tentara, musnahkan'.
Namun sekitar pukul 17.23 WIB, semua cuitan @polseksrandakan tentang tragedi Kanjuruhan dihapus. Meski demikian tangkapan layar cuitan @polseksrandakan ini sudah banyak dibagikan di media sosial.
Kapolsek Srandakan Kompol Sudarsono pun angkat bicara. Sudarsono mengakui jika akun @polseksrandakan adalah akun media sosial yang dikelola oleh Polsek Srandakan.
Sudarsono mengaku kaget melihat cuitan-cuitan yang tidak pantas tersebut. Dirinya baru tahu ada cuitan tersebut usai ada laporan dari anggotanya.
"Iya betul. Itu akunnya Polsek Srandakan. Jadi begini, saya baru tahu. Saya dapat laporan dari anggota kalau di medsos (Twitter) akun Polsek Srandakan memberikan pernyataan yang tidak pas," kata Sudarsono saat dihubungi wartawan, Minggu (2/10).
Dari laporan itu, pihaknya melakukan pelacakan siapa admin akun @polseksrandakan yang kemudian diketahui adalah anggota Humas di Polsek Srandakan.
Sudarsono menuturkan jika anggota tersebut mengaku tak tahu menahu tentang cuitan itu. Sudarsono pun menduga akun @polseksrandakan telah diretas.
"Saya lacak siapa adminnya, ternyata anggota humas saya adminnya. Tapi anggota ini tidak merasa memberikan komentar di Twitter. Dari penyataan anggota, kemungkinan akun sudah dibajak oleh pihak lain. Apalagi password @polseksrandakan sudah lama tidak diganti," ucap Sudarsono.
Meski demikian Sudarsono menyebut untuk melakukan pembuktian, saat ini salah seorang anggotanya sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bantul. Pemeriksaan ini terkait dengan dugaan peretasan akun medsos @polseksrandakan.
"Untuk menguji kebenaran yang disampaikan anggota saya ini sekarang diperiksa di Propam Polres Bantul," tegas Sudarsono.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya