Cerita Penarik Becak Lansia Kediri Tak Perlu Lagi Mengayuh Usai Dapat Becak Listrik Gratis dari Prabowo

Kini Karsimo merasa sedikit lega setelah menerima becak listrik secara gratis yang diharapkan dapat mempermudahnya dalam mencari nafkah.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Cerita Penarik Becak Lansia Kediri Tak Perlu Lagi Mengayuh Usai Dapat Becak Listrik Gratis dari Prabowo
Berkat Becak Listrik Gratis dari Prabowo, Penarik Becak Lansia di Kediri Tak Perlu Lagi Lelah Mengayuh (© 2026 Liputan6.com)

Menarik becak kini menjadi tantangan tersendiri bagi Karsimo, seorang penarik becak berusia 75 tahun yang berasal dari Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Selama 32 tahun, ia mengandalkan becak ontel untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tetapi, seiring bertambahnya usia, mengayuh pedal terasa semakin berat karena kondisi fisiknya yang menurun.

Ia mengungkapkan, aktivitas tersebut kini sangat menguras tenaganya. Bahkan, ia sering kali mengalami kesulitan ketika tali sandalnya terlepas karena seluruh energinya tercurah untuk mengayuh becak.

Namun, kini Karsimo merasa sedikit lega setelah menerima becak listrik secara gratis yang diharapkan dapat mempermudahnya dalam mencari nafkah. Dengan becak listrik tersebut, ia tidak perlu lagi mengayuh, cukup menyalakan mesin untuk menggerakkan becaknya.

"Saya senang dengan kehadiran becak listrik ini. Setelah mendapatkannya, saya akan segera pakai untuk bekerja. Terima kasih atas becak listrik ini," ungkap Karsimo setelah menerima becak listrik pada hari Rabu (25/2).

Karsimo adalah salah satu dari ratusan penarik becak lansia di Kabupaten Kediri yang mendapatkan 200 unit becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Penyaluran becak listrik tersebut berlangsung di Convention Hall Simpang Lima Gumul dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa.

Berkat Becak Listrik Gratis dari Prabowo, Penarik Becak Lansia di Kediri Tak Perlu Lagi Lelah Mengayuh
Berkat Becak Listrik Gratis dari Prabowo, Penarik Becak Lansia di Kediri Tak Perlu Lagi Lelah Mengayuh

Inisiatif ini merupakan bentuk perhatian langsung dari Prabowo kepada para pekerja di sektor informal yang selama ini mengandalkan penghasilan dari tenaga fisik. Diharapkan, dengan adanya becak listrik ini, tidak hanya taraf hidup mereka yang meningkat, tetapi juga dapat meringankan beban fisik mereka saat mencari nafkah.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Suparlan (75), seorang penarik becak lainnya di Kabupaten Kediri. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, Suparlan sering kali merasa pegal setelah mengayuh, terutama ketika harus menempuh jarak yang jauh.

Ia menjelaskan bahwa tenaga yang dikeluarkan kadang tidak sebanding dengan penghasilan yang diperoleh. Dalam sehari, Suparlan bisa mendapatkan maksimal Rp100.000, tetapi di hari-hari sepi penumpang, ia hanya memperoleh sekitar Rp25.000. Oleh karena itu, ia sangat bersyukur mendapatkan becak listrik yang diyakini akan membantunya bekerja dengan lebih ringan dan semangat.

"Jadi saya senang sekali dapat becak gratis ini. Terima kasih Pak Prabowo telah membantu kita. Semoga becak ini bisa membantu mencukupi anak-anak saya dan masa depannya," tutup Suparlan.

Rekomendasi