Dia mengaku tak mudah untuk membangun infrastruktur yang memadai di tengah minimnya anggaran.
Advertisement
Dia mengaku tak mudah untuk membangun infrastruktur yang memadai di tengah minimnya anggaran. Namun, dia menyadari bahwa infrastruktur merupakan faktor penunjang untuk kepentingan dari sektor lain. Terlebih, jika menggunakan transprotasi laut akan menelan biaya yang sangat mahal.
Sehingga, pihaknya hingga saat ini terus menggenjot pembangunan infrastruktur di Pulau Taliabu.
"Taliabu saat pemekaraan itu masih seperti enggak ada gambaran kota, kalau hutan ini masih virgin."
Advertisement
"Jadi kita yang paling pertama fokus saya adalah membangun infrastruktur karena transportasi antara desa sampai dengan kecamatan kabupaten mungkin salah satu termahal di republik ini Pulau Taliabu karena harus memakai transportasi laut,"
kata Aliong Mus, saat berkunjung ke SCTV Tower, Jakarta, Senin (7/8).
merdeka.com
Advertisement
Advertisement
"Tapi kami sangat berterima kasih di mekarkan Taliabu dengan sendirinya ada perkembangan di daerah sudah pasti. "
Sampai saat ini kita sudah buka badan jalan lingkar Pulau Taliabu kurang lebih 200 km sekian. Sebagai informasi, pada tahun 2023 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) telah dilakukan pekerjaan sejumlah infrastruktur di dalam ibu kota Pulau Taliabu. Pengerjaan infrastruktur tersebut, di antaranya pembuatan drainase, peningkatan jalan, lampu jalan, dan median jalan. Upaya pembangunan infrastruktur memang terus digenjot oleh Bupati Aliong Mus, terutama di dalam ibu kota Pulau Taliabu.