Cerita Ammar Teriak Bangunkan Sepupunya Lilo Tergeletak Usai Mobil MBG Tabrak SDN Kalibaru 01 Cilincing
Ammar merupakan salah satu saksi mata. Dia mencoba mengulang kembali insiden yang terjadi halaman SDN Kalibaru 01 Cilincing.
Ammar duduk di Posko Pelayanan RSUD Koja, Kamis (11/12) siang. Di sampingnya, orangtua, paman dan kerabat ikut menemani.
Mereka menunggu kabar tentang Lilo yang masih berada di ruang perawatan setelah dihantam mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ammar merupakan salah satu saksi mata. Dia mencoba mengulang kembali insiden yang terjadi halaman SDN Kalibaru 01 Cilincing. Ingatan itu tampak menempel erat di kepalanya.
Pagi itu, halaman sekolah seperti biasa dipenuhi murid yang duduk bersila rapi untuk kegiatan literasi baca tulis.
Ammar duduk sejajar dengan teman-teman kelas IV B, termasuk Lilo, sepupunya. Seketika, terdengar suara dentuman besar merobek suasana.
"Aku fokus baca buku, terdengar 'braak' gede suaranya kayak petasan tahun baru, gedebruk gitu," kata Ammar ditemui, Kamis (11/12).
Beberapa murid menoleh. Terlihat sebuah mobil boks putih menerjang pagar besi sebelum menghantam barisan murid yang sedang duduk membaca. Anak-anak terpental. Lilo, sepupunya itu, terbaring tak jauh dari pintu mobil.
Ammar pun berlari dan berjongkok di samping tubuh sepupunya itu. Tangan kecilnya mengguncang bahu Lilo berulang-ulang sambil memanggil namanya.
"Aku langsung lari ke saudara, aku teriak 'bangun, bangun, bangun' aku langsung panik kaya gitu," ujar Ammar.
Guru-Guru Amankan Murid
Guru-guru berlarian, sebagian mencoba menarik murid kembali masuk kelas agar tidak panik.
"Disuruh masuk ke kelas. Ada guru terus disuruh absen. Ada dua gak masuk, satu yang celaka. Itu Lilo," ujar dia.
Di halaman, situasi masih kacau. Sang wali kelas, Pak Maryono, ikut tersungkur. Ia berada di belakang barisan ketika mobil itu menerobos masuk. Ammar mengingat posisi gurunya masih menata formasi murid.
"Lagi jaga jaga, lagi rapihkan barisan. Dia biasa di belakang," ucap dia.
Wajah Sopir Baru
Menurut Ammar, mobil MBG itu memang rutin datang setiap pagi, biasanya pelan dan berhenti jauh sebelum anak-anak mendekat. Namun hari itu ia melihat wajah asing di balik kemudi.
"Iya tapi kalau hari ini lagi beda supir. Kita kan kenal sama supirnya kayak suka ngasih MBG yang sudah abis, nyapa. Ini beda katanya orang yang biasa anter lagi sakit," ujar dia.
Beberapa murid lain juga mengaku melihat pengemudi itu keluar mobil dengan gelagat hendak melarikan diri sebelum akhirnya ditahan guru-guru.
"Dia kayak mau kabur, tapi udah ditahan sama guru-guru," tandas dia.