126 Pendulang emas melarikan diri saat Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerang lokasi penambangan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Ratusan pendulang emas itu kabur hingga perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
Beruntung 126 pendulang emas itu ditolong Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Yonif 141/AYJP. Mereka diamankan petugas gabungan kedua negara saat melarikan diri dari serangan KKB.
"Memang benar, personel Yonif 141/AYJP telah membantu mengevakuasi para pendulang emas yang melarikan diri setelah wilayahnya diserang KKB," kata Komandan Pos Korowai Satgas 142/AYJP Letda Inf Bima Kesatria Yudha, di Jayapura, Selasa (15/4), demikian dikutip Antara.
Advertisement
Kondisi Pendulang Emas
Dia mengatakan, dari 126 orang pendulang terdapat dua orang di antaranya yang sakit sehingga diobati prajurit, kemudian dibantu pengamanan dan evakuasi agar bergabung dengan rekan-rekannya.
Ke-126 orang pendulang emas itu ada yang melanjutkan perjalanan ke Agats, Kabupaten Asmat dan Dekai, Kabupaten Yahukimo, menyusuri sungai dengan menggunakan perahu motor.
Untuk menghindari terjadinya gangguan keamanan yang disebabkan KKB, prajurit yang bertugas di Pos Korowai melakukan pemeriksaan terhadap warga yang melintas.
"Hal itu dilakukan untuk mengidentifikasi potensi ancaman serta memberikan rasa aman bagi masyarakat," kata Danpos Yonif 141/AYJP Letda Inf Bima Kesatria Yudha, Selasa (15/4).
Advertisement
Serangan KKB
KKB dilaporkan Minggu (6/4) dan Senin (7/4) melakukan penyerangan ke lokasi penambangan emas yang ada di Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Pegunungan Bintang.
Lokasi penambangan berada di pedalaman yang berbatasan baik itu antar Kabupaten Yahukimo dengan Kabupaten Pegunungan Bintang juga dengan kabupaten disekitarnya yakni Kabupaten Asmat dan Boven Digoel.