Cepat Tanggap! Pemkot Surabaya Bersih-Bersih Jalanan Pasca-Aksi Solidaritas, Cegah Warga Terjatuh

Pemkot Surabaya Bersih-Bersih material sisa aksi solidaritas di jalanan. Wali Kota Eri Cahyadi bergerak cepat antisipasi kecelakaan dan pulihkan kenyamanan warga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Cepat Tanggap! Pemkot Surabaya Bersih-Bersih Jalanan Pasca-Aksi Solidaritas, Cegah Warga Terjatuh
Pemkot Surabaya Bersih-Bersih material sisa aksi solidaritas di jalanan. Wali Kota Eri Cahyadi bergerak cepat antisipasi kecelakaan dan pulihkan kenyamanan warga. (Merdeka.com)

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung bergerak cepat membersihkan material sisa aksi unjuk rasa solidaritas yang sempat diwarnai kericuhan pada Jumat (29/8). Langkah tanggap ini dilakukan di sejumlah ruas jalan yang terdampak, menunjukkan komitmen Pemkot Surabaya dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan kota.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa kegiatan Pemkot Surabaya bersih-bersih ini merupakan bentuk antisipasi serius. Tujuannya adalah mencegah insiden warga terjatuh akibat jalanan yang licin karena tanah berserakan pasca-aksi, serta menghilangkan udara yang masih terasa perih akibat sisa-sisa pembakaran.

Eri Cahyadi mengungkapkan, "Tadi ada dua orang yang jatuh, karena ternyata jalannya licin. Banyak tanah. Yang kedua memang masih perih udaranya. Sehingga tadi saya minta segera disiram dengan mobil PMK. Jadi yang lewat biar bisa nyaman." Pernyataan ini disampaikan saat ia memantau langsung kegiatan pembersihan di Jalan Pemuda, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (30/8).

Dalam upaya pembersihan material pasca-aksi, Pemkot Surabaya mengambil langkah sigap dengan menutup sementara jalan-jalan yang terdampak. Jalan Pemuda menjadi salah satu titik fokus utama karena kondisinya paling kotor dan memerlukan penanganan segera. Proses pembersihan ini memastikan area publik kembali aman untuk dilalui.

Selain fokus pada pembersihan sisa-sisa material, Pemkot Surabaya juga melakukan perbaikan pada infrastruktur yang rusak. Bagian aspal yang sempat terkelupas akibat plastik yang dibakar di jalanan langsung ditangani. Hal ini menunjukkan perhatian Pemkot terhadap detail kerusakan kecil yang dapat mengganggu pengguna jalan.

Upaya Pemkot Surabaya bersih-bersih ini tidak hanya sekadar membersihkan, tetapi juga memulihkan. Dengan cepat tanggap menyiram jalanan menggunakan mobil PMK, Pemkot memastikan bahwa debu dan kotoran yang dapat mengganggu pernapasan warga segera teratasi, menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Wali Kota Eri Cahyadi, atau yang akrab disapa Cak Eri, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pembersihan dan pembenahan fasilitas umum yang rusak pasca-demo aksi solidaritas. "Nanti kami perbaiki lagi, kami tambah lagi fasilitas-fasilitas yang rusak, menunggu perhitungannya, apa saja yang rusak belum terdata semua," ujarnya, menunjukkan bahwa Pemkot akan melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap kerusakan.

Cak Eri juga menyampaikan harapannya agar warga Surabaya dapat terus menjaga ketenteraman dan kenyamanan masyarakat, terutama bagi mereka yang hendak menggunakan fasilitas umum milik Pemkot. Ia menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif agar Surabaya tetap menjadi tujuan favorit bagi wisatawan lokal maupun asing.

Dalam rangka mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kegiatan car free day di Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan untuk sementara ditiadakan. Meskipun demikian, Pemkot tidak menutup akses jalan menuju dalam maupun luar kota, karena kondisi di Surabaya masih tergolong kondusif. "Ini untuk meyakinkan bahwa Surabaya, guyub rukun, gotong royong dan saling membangun," pungkas Cak Eri, menegaskan semangat kebersamaan warga Surabaya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi