Catat! Pelajar Nakal di Depok Bakal Dikirim ke Barak Militer Yonhub Jatijajar
Program ini merupakan inisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk mengatasi anak-anak yang orang tuanya sudah tidak sanggup lagi mendidik di rumah.
Wali Kota Depok, Supian Suri sudah menentukan tempat yang akan digunakan untuk mengatasi anak-anak 'nakal'. Lokasinya yaitu di Batalyon Perhubungan (Yonhub) TNI-AD di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok.
Di sana nantinya, anak-anak tersebut akan dididik ala militer bagi pelajar atau anak-anak dengan kategori 'nakal'. Program ini merupakan inisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk mengatasi anak-anak yang orang tuanya sudah tidak sanggup lagi mendidik di rumah.
"Ya tadi kita sudah diskusi untuk anak-anak tanda kutip nakal, itu kita akan tempatkan di Yonhub, Jatijajar," kata Supian, Rabu (14/5).
Di Batalyon Perhubungan (Yonhub) TNI-AD di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok itu nantinya bisa menampung hingga 60 anak. Namun akan dilakukan pembatasan jumlahnya.
"Kemarin kurang lebih ada kapasitas 60 orang, mungkin kita akan membatasi jumlahnya," ujar Supian.
Tekan Tawuran Pelajar
Program ini diharapkan dapat mengatasi anak-anak nakal yang sudah tidak dapat teratasi oleh orang tuanya. Termasuk salah satunya adalah adanya tawuran di kalangan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos beberapa waktu lalu.
Supian mengatakan tawuran pelajar sudah menjadi hal mengkhawatirkan karena sudah menjalar ke tingkat SD.
Program ini bahkan akan dipercepat realisasinya. Sehingga persoalan anak-anak nakal di Depok dapat segera teratasi.
"Ya ini kita makanya kita mempercepat upaya anak-anak yang ke barak ini dengan harapan ini menjadi semacam upaya mengingatkan mereka bahwa kita akan menangani secara serius terhadap anak-anak yang nakal,” pungkasnya.