Cari uang tambahan untuk mudik, Ali malah tewas tertimpa beton
Merdeka.com - Malang nian nasib yang menimpa Ali (18). Disaat rekan-rekannya sesama buruh bersamaan mudik, ia memilih untuk mencari tambahan bekal mudik dengan menerima proyek pembongkaran bangunan di Bengkel Alaska, Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali.
Ironisnya, dia justru tewas tertimpa balok beton berbobot setengah ton, Kamis (22/6). Sejumlah pekerja dan saksi pun diperiksa untuk mengetahui penyebab kecelakaan kerja ini.
Menurut rekan kerjanya, sebenarnya ia berencana mudik bersama lima buruh lainnya, Rabu (21/6) kemarin. Namun, korban memilih untuk mudik H-1 malam lantaran dapat tawaran untuk membongkar bangunan sebuah bengkel.
"Padahal dia (korban) berencana mau ngajak orang tuanya mudik ke Surabaya saat malam takbiran. Temen lainnya sudah duluan mudik kemarin," tutur Ipul salah seorang buruh di bengkel Alaska yang terletak di Gianyar, Bali.
Korban yang tertimbun beton membuat warga meminta bantuan petugas dari kepolisian dan Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar. Bahkan untuk mengevakuasi, pihak BPBD harus mengeluarkan mobil derek guna mengangkat bobot beton yang menimbun korban.
Setelah terangkat dari himpitan beton, jenazah korban langsung dievakuasi ke Ruang Jenazah, RSU Sanjiwani Gianyar. Ipul menuturkan bahwa kecelakaan kerja ini terjadi saat mereka bertiga termasuk korban, sedang membongkar bangunan beton. Balok beton yang posisinya di bagian atas dengan ketinggian sekitar lima meter itu, hendak di robohkan.
Saat tulang beton sudah terpotong, beton pun ditarik dengan tali dari bawah. Korban yang posisinya diatas ikut terseret saat beton dirobohkan.
Namun tragis, korban justru jatuh dan tertimpa beton berbobot setengah ton tersebut. Seketika itu korban tewas dengan luka di bagian kepala. "Saya sempat menyelamatkan diri, namun Ali terjebak dan tertimpa beton itu," terangnya.
Kapolsek Blahbatuh, Kompol Abdus Salim mengatakan telah meminta keterangan sejumlah saksi dan rekan korban. Dugaan sementara, musibah ini terjadi karena kelalaian korban dan disayangkan pula tidak dilengkapi alat keamanan kerja.
"Kami masih memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan kerja ini," terangnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya