Cari bukti lain, Densus 88 geledah rumah terduga teroris Bambang
Merdeka.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan di rumah Bambang Eko Prasetyo (BEP). Bambang merupakan salah satu terduga teroris yang ditangkap petugas Densus di sebuah Bengkel Jl Aria putra, Serua, Ciputat, Kabupaten Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (23/3) kemarin.
"Penggeledahan di Ciputat, Pamulang, benar telah dilakukan penggeledahan terhadap satu rumah yang dikontrak BEP," kata Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul, Jakarta, Jumat (24/3).
Menurut Martinus, penggeledahan dilakukan untuk mencari barang bukti yang berkaitan dengan kelompok teroris tersebut. Dari penggeledahan itu, tim mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana terorisme.
"Ditemukan ada beberapa bukti seperti beberapa laptop, dokumen yang disita untuk melengkapi pemeriksaan intensif terhadap saudara itu," tuntas Martinus.
Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menangkap delapan terduga teroris di tiga wilayah berbeda yakni Banten, Bekasi dan Tangerang Selatan. Dari delapan yang ditangkap, satu terduga teroris bernama Nanang Kosim (NK) tewas ditembak karena melakukan perlawanan.
Sementara tujuh terduga lain di antaranya, SM alias AR (45), BDP (37), M (45), Achmad Supriyanto, Icuk, Pamulang, dan Ojid Abdul Majid. Dari pemeriksaan sementara, ketujuh ini bergerak dalam satu kelompok di bawah komando SM alias AR.
Bahkan, diketahui juga jika kelompok ini ingin memindahkan lokasi pelatihan militer teroris dari Poso, Sulawesi Tengah ke Halmahera, Maluku Utara. Bukan hanya itu, sebelum merealisasikan kamp pelatihan militer itu, beberapa terduga teroris yang ditangkap ini pun telah mengikuti pelatihan bersama kelompok radikal di Filipina Selatan.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya