Bupati Gunung Mas Dukung Penuh Kartu Huma Betang Sejahtera, Perkuat Perlindungan Sosial

Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) di wilayahnya, sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bupati Gunung Mas Dukung Penuh Kartu Huma Betang Sejahtera, Perkuat Perlindungan Sosial
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) di wilayahnya, sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. (AntaraNews)

Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) di kabupaten setempat. Program ini dinilai sangat strategis dalam membantu masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gumas siap memberikan dukungan penuh agar program ini berjalan optimal.

Dukungan tersebut diungkapkan Monong saat dihubungi awak media dari Kuala Kurun pada Jumat, 6 Maret 2026. Ia menjelaskan bahwa KHBS merupakan inisiatif penting Pemprov Kalteng yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini dirancang untuk memberikan bantuan yang terintegrasi, tepat sasaran, dan berbasis data terpadu.

Salah satu bentuk dukungan yang akan dilakukan Pemkab Gumas adalah melalui penguatan data terpadu, koordinasi lintas perangkat daerah, serta pengawasan. Hal ini penting agar pelaksanaan KHBS dapat tepat sasaran dan transparan. Dengan dukungan ini, diharapkan implementasi KHBS dapat berjalan optimal, memperkuat perlindungan sosial, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Bupati Monong juga menyebut sinergi antara Pemprov Kalteng dan pemerintah kabupaten/kota menjadi kunci utama keberhasilan KHBS. Kolaborasi yang solid akan memastikan program benar-benar memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Gunung Mas.

Monong turut hadir dalam rapat pimpinan Program KHBS di Palangka Raya pada Selasa, 3 Maret 2026. Rapat yang dipimpin oleh Gubernur Agustiar Sabran tersebut dihadiri para bupati serta wali kota se-Kalteng. Pertemuan ini merupakan bagian dari penguatan sinergi pelaksanaan program prioritas daerah.

Dalam rapat tersebut, dibahas secara mendalam sejumlah aspek strategis, di antaranya kriteria penerima manfaat, mekanisme verifikasi dan validasi data, sistem pendistribusian bantuan, hingga teknis penggunaan kartu oleh masyarakat penerima. Penekanan utama diarahkan pada pentingnya akurasi data.

Akurasi data menjadi krusial agar bantuan dari Kartu Huma Betang Sejahtera benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Program KHBS sendiri telah resmi diluncurkan oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, pada 20 Februari 2026, dengan target sekitar 300 ribu kepala keluarga di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Untuk memastikan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan dapat diakses masyarakat dengan mudah, Pemprov Kalteng menghadirkan layanan resmi melalui situs humabetang.id. Kanal aduan daring ini dapat diakses masyarakat berkaitan pengimplementasian Program Kartu Huma Betang Sejahtera.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menyatakan bahwa kanal ini dibuka bagi masyarakat Kalimantan Tengah yang tidak mampu untuk mengajukan pengaduan. Setelah pengaduan masuk, akan dilakukan proses verifikasi.

Penggunaan situs web humabetang.id dilakukan dengan mengaksesnya secara langsung dan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta Nomor Kartu Keluarga (KK) untuk memeriksa status bantuan. Apabila data ditemukan dalam sistem, masyarakat disarankan segera melanjutkan proses verifikasi guna memastikan kelengkapan dan keabsahan data.

Jika data belum terdaftar, pemohon dapat melanjutkan pengajuan dengan melengkapi data diri, informasi sosial, serta mengunggah dokumen yang dipersyaratkan sebagai bagian dari verifikasi identitas. Setiap pengajuan akan melalui proses verifikasi dan validasi oleh petugas hingga pengecekan kondisi di lapangan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi