Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPKB Elektronik Dilengkapi Chip Diterbitkan Tahun Ini, Bisa Diakses Lewat Smartphone

BPKB Elektronik Dilengkapi Chip Diterbitkan Tahun Ini, Bisa Diakses Lewat Smartphone Polri Terbitkan BPKB Elektronik. Nur Habibie

Merdeka.com - Korps Lalulintas (Korlantas) Polri akan mengeluarkan terobosan baru dengan mengganti Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) manual menjadi elektronik. Tampilan BPKB nantinya akan berubah menjadi seperti buku nikah atau paspor.

"Kami coba berinovasi tahun ini ada yang namanya kita munculkan satu teknologi namanya digital arsip, karena yang terkendala selama ini cabut berkas. Arsipnya numpuk, ada namanya elektronik BPKB," kata Diregident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus kepada wartawan di Humas Polri, Kamis (26/1).

Yusri menjelaskan, BPKB baru nanti akan berwarna biru dengan ukuran lebih kecil. Menurut dia, buku ini nantinya sangat mirip dengan buku nikah dan paspor.

Permudah Akses

Yusri mengungkapkan alasan BPKB diubah ke elektronik. Menurut dia, perubahan itu nantinya memudahkan masyarakat melakukan proses balik nama kendaraan.

"Apa kemudahannya? Bisa NFC atau Near Field Communication dengan smartphone. Teman-teman ke depan kalau mau mutasi itu enggak sampai satu hari, enggak sampai setengah hari apabila ketentuan sudah semuanya," jelas dia.

Setelah BPKB elektronik itu diberlakukan, Yusri berharap, petugas nantinya tidak lagi lama melayani masyarakat saat pengurusan balik nama kendaraan.

"Ke depan sudah tidak lagi menggunakan berkas-berkas itu, sudah 4.0 mendekati 5.0. Ini semua serba digital, masuk ke database ke server yang lama kita akan scanner, kita simpan ke dalam server termasuk yang baru," ungkap dia.

Urus Berkas Mudah

Yusri menambahkan, apabila masyarakat membeli kendaraan baru nantinya cukup memindai atau mengscan faktur kendaraan bermotor atau bukti sah pembelian kendaraan bermotor ke database untuk memudahkan mencari berkas.

Selain itu, Yusri mengatakan, polisi akan bekerjasama dengan pihak perbankan lising hingga pegadaian untuk memberlakukan program tersebut. Kerjasama ini dilakukan agar masyarakat tidak bisa mencetak BPKB yang masih tertahan di lising tapi beralasan hilang.

"Di aplikasi kami, kami sudah terintegrasi dengan lising dan bank dan pegadaian. Kenapa ke pegadaian? Karena banyak yang sekolahin BPKB," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP