Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, baru-baru ini menyalurkan bantuan vital berupa air bersih. Sebanyak 40 ribu liter air didistribusikan kepada warga terdampak banjir di dua desa.
Aksi cepat tanggap ini menyasar Desa Kuta Trieng dan Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Inisiatif ini bertujuan mengatasi krisis air bersih yang melanda ribuan warga pasca-banjir.
Kepala BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinaldi, menjelaskan bahwa distribusi ini krusial. Banyak sumber air warga masih tertutup lumpur tebal akibat genangan air yang surut.
Advertisement
Advertisement
Situasi pasca-banjir di Nagan Raya masih menunjukkan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Genangan lumpur tebal masih memadati ruas jalan dan area permukiman warga, setelah sebelumnya terendam dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.
Kondisi ini menyebabkan sebagian besar masyarakat di kawasan terdampak tidak memiliki akses ke sumber air bersih. Sumur-sumur dan fasilitas air lainnya di rumah warga masih tertutup lumpur, membuat mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Irfanda Rinaldi menegaskan bahwa distribusi air bersih ini merupakan upaya tanggap darurat. "Distribusi air bersih kita lakukan untuk membantu korban banjir yang saat ini masih kesulitan air bersih," katanya.
Advertisement
Selain sumber air yang tertutup, akses jalan raya di sekitar lokasi permukiman warga juga masih tertimbun lumpur. Hal ini semakin memperparah kondisi dan menghambat upaya masyarakat dalam mencari pasokan air bersih secara mandiri.
Advertisement
Distribusi air bersih ini dilakukan menggunakan mobil tangki khusus yang mampu membawa volume besar. Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan air bersih dapat menjangkau seluruh titik yang membutuhkan, terutama di area yang sulit diakses.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, menunjukkan komitmen kuat untuk terus membantu masyarakat korban banjir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga di tengah situasi darurat bencana yang masih berlangsung.
"Air bersih yang kami salurkan ini sebagai upaya memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air minum, memasak, dan kebutuhan sehari-hari," tambah Irfanda. Pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Advertisement
Dengan adanya bantuan berkelanjutan, diharapkan masyarakat dapat segera bangkit dari dampak bencana. Pemerintah terus berupaya memastikan seluruh kebutuhan esensial warga terdampak dapat terpenuhi secara optimal.
Sumber: AntaraNews