BNN Batang Gandeng Ibu-ibu, Taktik Jitu Pencegahan Narkoba Batang Sejak Dini?

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang masifkan edukasi pencegahan narkoba Batang dengan strategi unik menggandeng Gabungan Organisasi Wanita, berharap informasi bahaya narkoba sampai ke remaja secara efektif.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BNN Batang Gandeng Ibu-ibu, Taktik Jitu Pencegahan Narkoba Batang Sejak Dini?
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang masifkan edukasi pencegahan narkoba Batang dengan strategi unik menggandeng Gabungan Organisasi Wanita, berharap informasi bahaya narkoba sampai ke remaja secara efektif. (Merdeka.com)

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, gencar melaksanakan edukasi dan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkotika. Program ini secara khusus menyasar kalangan usia remaja, yang merupakan kelompok rentan terhadap ancaman narkoba.

Kepala BNN Kabupaten Batang, Suryanto Padmadi Raharjo, mengungkapkan bahwa pihaknya menjalin kemitraan strategis dengan berbagai elemen masyarakat. Salah satu mitra utama dalam kegiatan ini adalah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Batang, yang dinilai memiliki peran krusial.

Langkah ini diambil untuk memastikan pesan bahaya narkoba dapat tersampaikan secara efektif kepada generasi muda. Edukasi yang dilakukan BNN Batang bertujuan membentengi remaja dari godaan penyalahgunaan narkotika dan obat berbahaya sejak usia dini.

BNN Kabupaten Batang sengaja menggandeng Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam upaya pencegahan narkoba. Suryanto Padmadi Raharjo menjelaskan bahwa para ibu memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan putra dan putrinya.

Menurutnya, lembaga gabungan organisasi wanita merupakan perwakilan dari kaum ibu yang memiliki akses langsung untuk memberikan pendidikan. Mereka dapat menyampaikan informasi tentang dampak penyalahgunaan narkoba kepada anak-anak mereka di lingkungan keluarga.

Edukasi dan sosialisasi yang menyasar organisasi kaum wanita ini diharapkan menjadi jembatan informasi. Tujuannya agar bahaya narkoba bisa disampaikan kepada para remaja, terutama putra-putri yang memiliki kerawanan sebagai pengguna bahkan pengedar.

Suryanto menekankan, "Edukasi dampak bahaya penyalahgunaan narkoba ini perlu dilakukan sejak dini dari keluarga." Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan fondasi kuat anti-narkoba dari lingkungan terdekat remaja.

Ketua Tim Pencegahan BNN Batang, Andy Sri Haryadi, turut mendampingi Suryanto Padmadi Raharjo dalam menjelaskan strategi ini. Mereka sengaja menggandeng sejumlah pemangku kebijakan serta organisasi pemerintah maupun swasta.

Hal ini dilakukan agar pesan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dapat tepat sasaran. Kolaborasi lintas sektor dianggap penting untuk mencapai hasil yang maksimal dalam memberantas narkoba.

Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Batang, Rustika Handi Hakim, menegaskan pentingnya keberadaan lembaganya dalam upaya ini. Ia menyatakan bahwa kaum ibu memiliki kekuatan utama dalam fondasi sebuah keluarga.

Rustika menambahkan, "Oleh karena itu, hal ini sesuai dengan harapan BNN agar kaum ibu pun mampu menghempas segala ancaman termasuk penyalahgunaan narkoba." Meskipun anak-anak memiliki dunianya sendiri, Rustika menekankan bahwa keluarga harus tetap mengetahui pergaulan anak-anaknya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi