Gempa bumi tektonik dengan Magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Gayo Lues, Provinsi Aceh, pada Minggu (22/2) pukul 04:05:10 WIB. Kejadian ini menimbulkan perhatian dari masyarakat setempat dan pihak berwenang.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) segera melakukan analisis mendalam terhadap peristiwa ini. Hasilnya menunjukkan bahwa gempa tersebut merupakan aktivitas Sesar Besar Sumatra.
Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I, Hendro Nugroho, mengonfirmasi penyebab gempa. Ia juga memberikan rincian lokasi dan kedalaman gempa kepada publik.
Advertisement
Advertisement
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi di Gayo Lues memiliki kekuatan Magnitudo 4,2. Episenter gempa terletak pada koordinat 4,26 derajat Lintang Utara (LU) dan 97,56 derajat Bujur Timur (BT).
Lokasi tepatnya berada di darat, sekitar 39 kilometer (km) timur laut Kabupaten Gayo Lues. Kedalaman hiposenter gempa tercatat dangkal, yaitu 10 km di bawah permukaan tanah.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal. Fenomena ini diakibatkan oleh aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Oreng.
Advertisement
Advertisement
Berdasarkan laporan yang diterima dari masyarakat, guncangan gempa bumi dirasakan di beberapa daerah. Di Gayo Lues, intensitas guncangan mencapai skala II-III Modified Mercalli Intensity (MMI).
Sementara itu, daerah Bener Meriah merasakan gempa dengan skala intensitas II MMI. Skala ini menunjukkan bahwa getaran gempa dirasakan oleh sebagian orang, namun tidak menimbulkan kerusakan.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau infrastruktur sebagai dampak langsung dari gempa bumi tersebut. BMKG terus memantau situasi di lapangan.
Advertisement
Sejak gempa utama terjadi pada pukul 04:05 WIB hingga pukul 07:03 WIB, BMKG mencatat adanya satu kejadian gempa bumi susulan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada namun tidak panik berlebihan.
Advertisement
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Informasi yang akurat sangat penting dalam situasi seperti ini.
BMKG menegaskan bahwa informasi resmi mengenai gempa bumi harus bersumber dari kanal komunikasi mereka yang telah terverifikasi. Ini termasuk akun Instagram/Twitter @infoBMKG dan situs web resmi.
Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses informasi melalui http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id. Kanal Telegram https://t.me/InaTEWS_BMKG juga tersedia sebagai sumber informasi.
Advertisement
Aplikasi seluler seperti wrs-bmkg atau infobmkg, yang tersedia untuk iOS dan Android, juga merupakan sumber informasi terpercaya. Pastikan selalu merujuk pada sumber-sumber resmi untuk menghindari misinformasi.
Sumber: AntaraNews