Pangkalpinang, Merdeka.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang telah mengeluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem Babel terkait potensi cuaca buruk di sejumlah wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Peringatan ini berlaku pada Minggu, 28 Desember, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu.
Empat kabupaten di Babel, yaitu Bangka, Bangka Selatan, Bangka Tengah, dan Bangka Barat, diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas warga serta menimbulkan risiko bencana alam seperti banjir atau pohon tumbang.
Kepala BMKG Pangkalpinang, Tri Agus Pramono, secara langsung menyampaikan imbauan ini kepada publik. "Hari ini hujan ekstrem berpotensi terjadi di Kabupaten Bangka, Bangka Selatan, Bangka Tengah dan Bangka Barat," kata Tri Agus Pramono di Pangkalpinang, Minggu. Ia menekankan pentingnya masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini, terutama bagi mereka yang berencana beraktivitas di luar ruangan atau berwisata selama periode liburan Natal dan Tahun Baru 2026.
Advertisement
Advertisement
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang diperkirakan akan melanda beberapa lokasi spesifik di empat kabupaten tersebut. Di Kabupaten Bangka, potensi cuaca ekstrem ini berpusat di Mendo Barat. Sementara itu, Kabupaten Bangka Selatan akan mengalami kondisi serupa di wilayah Pulau Besar.
Untuk Kabupaten Bangka Tengah, daerah yang perlu diwaspadai meliputi Koba, Pangkalan Baru, Sungai Selan, Simpang Katir, dan Namang. Di Kabupaten Bangka Barat, cuaca ekstrem diprediksi terjadi di Jebus, Parit Tiga, dan sekitarnya.
Kondisi cuaca yang cukup ekstrem ini juga memiliki potensi untuk meluas ke beberapa wilayah lain di Babel. Area seperti Sungailiat, Belinyu, Merawang, Pemali, Bakam, Riau Silip, dan Puding Besar di Kabupaten Bangka juga patut diwaspadai sebagai bagian dari Peringatan Cuaca Ekstrem Babel ini.
Advertisement
Selain itu, peringatan cuaca ekstrem ini juga mencakup Kecamatan Tanjung Pandan, Membalong, Selat Nasik, Sijuk, dan Badau di Kabupaten Belitung. Wilayah lain yang berpotensi terdampak adalah Toboali, Lepar Pongok, Air Gegas, Simpang Rimba, Payung, Tukak Sadai, dan Kepulauan Pongok di Kabupaten Bangka Selatan, serta Lubuk Besar di Kabupaten Bangka Tengah.
Advertisement
BMKG juga mengingatkan masyarakat di Kabupaten Bangka Barat, khususnya Mentok, Simpang Teritip, Kelapa, dan Tempilang, untuk tetap siaga. Di Kabupaten Belitung Timur, wilayah Dendang juga masuk dalam daftar potensi terdampak cuaca buruk.
Bahkan, Ibu Kota Provinsi, Kota Pangkalpinang, tidak luput dari potensi cuaca ekstrem ini. Beberapa kelurahan seperti Bukit Intan, Taman Sari, Pangkalbalam, Rangkui, Gerunggang, Gabek, dan Girimaya serta sekitarnya diimbau untuk waspada.
Tri Agus Pramono secara tegas mengimbau masyarakat agar tidak lengah. "Kami mengimbau masyarakat untuk waspada dan selalu memantau kondisi cuaca sebelum beraktivitas atau berwisata selama liburan Natal dan Tahun Baru 2026 ini," katanya. Kewaspadaan ini sangat penting, terutama bagi mereka yang sedang menikmati liburan dan berencana melakukan perjalanan atau kegiatan di luar ruangan.
Advertisement
Langkah antisipasi seperti menyiapkan payung atau jas hujan, menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan disertai angin kencang, serta menjauhi area rawan banjir, dapat membantu mengurangi risiko. Informasi terbaru dari BMKG dapat diakses melalui berbagai platform resmi untuk memastikan keselamatan bersama.
Sumber: AntaraNews