Besok satu tahun Novel diserang, ini kata polisi
Merdeka.com - Pada 11 April besok tepat satu tahun kejadian penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Atas penyiraman itu, Novel mengalami cedera pada matanya hingga harus menjalankan operasi mata berkali-kali.
Sejumlah saksi-saksi dan juga barang bukti dikumpulkan oleh pihak kepolisian. Namun, meskipun sudah satu tahun, kepolisian belum juga mengungkap dan menangkap pelaku.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengklaim, kalau kasus itu kini sudah ada kemajuan. Namun ia enggan jelaskan secara rinci apa kemajuan yang dimaksud itu.
"Ada perkembangannya," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/4).
Kata mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini, saat ini anggota masih mendalami kasus ini. Setiap perkembangannya, polisi selalu memberitahu kepada KPK.
"Jadi begini Kapolda (Irjen Idham Azis) setiap mendapatkan informasi perkembangan pasti kita sampaikan ke pimpinan Polri dan KPK," ujarnya.
Berdasarkan laporan masyarakat ke hotline kasus ini, Argo menyebut ada yang menyampaikan informasi terkait pelaku penyerangan terhadap Kasatgas kasus korupsi e-KTP tersebut. Namun, setelah kepolisian mengecek ternyata tak mengarah ke pelaku.
"Sudah ada beberapa yang memanfaatkan hotline yang dibuat Polda. Sketsa itu dari saksi yang melihat, ada yang memberikan info, setelah di cek tidak mengarah ke pelaku," katanya.
Argo menolak disebut polisi tak bekerja karena lama mengungkap kasus ini. Sebab, ia mengklaim ada kasus lain pula yang lama diungkap.
"Ya seperti ada beberapa kasus yang di Jakarta ada yang tiga tahun, ada yang dua tahun, ada yang itungan bulan. Kita tunggu saja yang terpenting bahwa komitmen Polda Metro Jaya kita masih mencari pelakunya," ujarnya.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya