Berwisata di Perairan Nias Utara, 2 Orang Hilang

Jumat, 4 Januari 2019 00:15 Reporter : Yan Muhardiansyah
Berwisata di Perairan Nias Utara, 2 Orang Hilang ilustrasi. ©2016 merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Dua orang hilang saat berwisata di perairan Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (3/1) siang. Tim SAR masih menyusuri kawasan itu untuk mencari mereka.

Berdasarkan informasi dihimpun, kedua orang yang hilang nama Kris Jun Gulo dan Charis Sincere Dalasmar Gulo. "Keduanya dilaporkan hilang sekitar pukul 14.14 WIB," kata Tonggor Gultom, Koordinator Pos SAR Nias.

Sebelumnya Kris dan Charis berwisata di Pantai Otak Tureloto, Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara. Mereka berlibur di sana bersama enam temannya, yakni Hanes Halawa, Andi Santo Zalukhu, Andi Putrajaya Waruwu, Noverianus Lase, Sudirman Halawa, dan Orianus Halawa.

Sekitar pukul 14.14 Wib kedua korban bersama keenam temannya menaiku perahu yang dikemudikan Suryanto Gulo. Mereka menuju Pasir Putih (timbunan) yang jaraknya sekitar 200 meter dari tepi pantai.

Sekitar 40 menit bermain di Pasir Putih, kedelapan wisatawan asal Nias Selatan ini kembali dijemput perahu. Di tengah perjalanan, kedua korban dan tiga temannya melompat ke air. Mereka sebelumnya memang sepakat untuk berenang ke tepi pantai.

Andi Putrajaya Waruwu, Sudirman Halawa, dan Orianus Halawa memilih tidak ikut berenang. Mereka tetap ikut perahu hingga ke pantai.

Setelah perahu tiba di pinggir pantai, kedua korban beserta 3 temannya tidak kunjung sampai. Sudirman meminta agar perahu kembali untuk menjemput mereka.

"Tapi korban tidak ditemukan lagi, sedangkan 3 orang lainnya ternyata masih berenang dan selanjutnya naik ke atas perahu," jelas Tonggor Gultom.

Meski sudah dicari, kedua korban tidak juga ditemukan. Aparat terkait pun dihubungi.

Tim SAR dari Nias sedang dalam perjalanan menuju ke lokasi kejadian. "Karena jaraknya dari kami sekitar dua setengah jam," jelas Tonggor.

Aparat TNI AL, BPBD dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian. "Hasilnya masih nihil. Pencarian sementara dihentikan, karena sudah gelap. Tidak efektif melakukan pencarian di malam hari," ucap Tonggor Gultom. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini