Berstatus Tersangka, Wali Kota Tasikmalaya Menangis saat Rapat Paripurna DPRD

Selasa, 14 Mei 2019 20:32 Reporter : Mochammad Iqbal
Berstatus Tersangka, Wali Kota Tasikmalaya Menangis saat Rapat Paripurna DPRD Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Tangis Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman pecah di depan anggota DPRD Kota Tasikmalaya saat mengikuti rapat paripurna. Air matanya tak terbendung saat menyampaikan permintaan maaf di akhir pidato penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2018 sebagai Wali Kota Tasikmalaya.

Status hukum yang saat ini tengah dihadapi bukan rahasia umum lagi. Menurutnya hampir semua masyarakat Kota Tasikmalaya mengetahui bahwa dirinya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Andaikan LKPJ saya ini yang terakhir, saya ingin menyampaikan terima kasih dan permintaan maaf. Tapi kami berusaha seamanat mungkin menjalankan tugas," kata Budi di Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Selasa (14/5).

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya jika sekitar 6,5 tahun menjabat banyak kekurangan dalam menjalankan tugasnya. Selain itu juga, ia menyebut bahwa selama menjabat, Pemkot, DPRD, dan seluruh masyarakat selalu bahu membahu membangun Kota Tasikmalaya.

Dalam pertanggungjawabannya di depan DPRD, Budi menyampaikan sejumlah keberhasilan. Mulai dari menyelesaikan sengketa aset, mendirikan universitas negeri, melakukan pembangunan infrastruktur dan lainnya. Selain itu dia juga mengklaim bahwa angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya turun ke angka 12,7 persen, pengangguran 6,82 persen, dan inflasi 2,7 persen di 2018. Selain itu, indeks pembangunan manusia meningkat di angka 72,03 poin dan pertumbuhan ekonomi yang selalu stabil di atas 6 persen.

"Pekerjaan rumah yang harus dituntaskan adalah kesenjangan ekonomi yang masih di atas rata-rata nasional, yaitu 0,42 persen. Itu semua harus kita jaga bersama dan PR kita, kesenjangan ekonomi, harus kita tuntaskan," jelas Budi.

Dalam kesempatan tersebut, Budi meminta para pemangku kebijakan di Kota Tasikmalaya untuk selalu meneruskan upaya pembangunan. Dia pun berjanji meski ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK akan tetap mengabdi untuk Kota Tasikmalaya.

"Semoga kejadian yang menimpa saya menjadi proses untuk kita semua dan apa yang kita lakukan semoga menjadi amal baik. Saya mengucapkan terima kasih dan meminta maaf kepada semuanya yang hadir di sini para wakil rakyat Kota Tasik. Maaf, saya terharu," kata dia sembari meneteskan air mata.

Sambutan Budi di atas podium ruang rapat Gedung DPRD Kota Tasikmalaya itu membuat suasana menjadi hening dan haru. Dalam rapat paripurna LKPJ Wali Kota Tasikmalaya didampingi wakilnya, Muhammad Yusuf.

Walau Budi sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, dia masih aktif sebagai Wali Kota. Hal tersebut karena KPK tidak langsung menahan Budi dan memperbolehkannya untuk pulang.

Budi Budiman sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan menerima gratifikasi. KPK secara resmi menetapkan Budi sebagai tersangka pada Jumat (26/4). [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini