BBM naik, 14,5 juta pemegang KPS dapat bantuan tunai
Merdeka.com - Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyatakan sebanyak 14,5 juta jiwa pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) akan mendapat bantuan tunai untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Jumlah tersebut merupakan masyarakat yang belum mendapat fasilitas Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
"Yang dapat yang memegang KPS. Yang 14,5 juta masih megang KPS," ujar Deputi bidang Perlindungan Sosial dan Perumahan Rakyat Kemenko PMK Chazali Situmorang di Jakarta, Rabu (19/11).
Chazali mengatakan masing-masing jiwa akan mendapat bantuan sebesar Rp 400 ribu untuk bulan November dan Desember 2014. Dana tersebut disalurkan secara bertahap terhitung sejak tanggal 17 November 2014.
"Naik BBM ini momentum saja. Sudah bisa diambil di kantor pos," kata dia.
Namun demikian, terang Chazali, dana untuk bantuan tunai ini bukan berasal dari hasil penghematan subsidi BBM. Menurut dia, program ini sementara menggunakan dana Bantuan Sosial (Bansos) milik Kementerian Sosial sebesar Rp 6,4 triliun.
"Uangnya (hasil penghematan subsidi BBM) belum ada sebenarnya. Karena baru naik kemarin lusa kan," terang dia.
Lebih lanjut, Chazali menerangkan dana tersebut diberikan dalam bentuk rekening giro yang dapat dicairkan di kantor pos atas nama pemegang kartu. Rekening tersebut dibuat berdasarkan data yang dimiliki oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).
"TNP2K sudah memberikan database by name by address," katanya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya