Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu menyalurkan santunan kepada puluhan warga lanjut usia (lansia). Penyaluran ini berlangsung di Panti Sosial Tresna Werdha pada Jumat, 13 Februari 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian integral dari program pendayagunaan zakat. Tujuannya jelas, yakni untuk pengentasan kemiskinan ekstrem di kalangan masyarakat yang paling membutuhkan.
Kegiatan ini secara spesifik menargetkan lansia yang rentan, memastikan mereka mendapatkan dukungan sehingga dapat menjalani kehidupan yang lebih layak. Kolaborasi antara Baznas dan pemerintah daerah sangat penting agar penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI secara konsisten mengarahkan dana zakat yang dihimpun dari masyarakat untuk membantu kelompok yang paling membutuhkan perhatian. Ini termasuk para lansia terlantar yang saat ini tinggal di berbagai panti sosial, seperti di Bengkulu. Fokus utamanya adalah memastikan mereka menjalani kehidupan yang lebih layak dan sejahtera, bebas dari kesulitan ekonomi.
Menurut Ketua Baznas RI, Noor Achmad, inisiatif santunan lansia ini adalah wujud nyata dari komitmen lembaga. Mereka berupaya menjangkau setiap lapisan masyarakat yang memerlukan uluran tangan, terutama dalam konteks pengentasan kemiskinan ekstrem. Program ini juga sejalan dengan agenda nasional untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup.
Melalui pendayagunaan zakat secara efektif dan transparan, Baznas berharap dapat menciptakan dampak positif yang signifikan. Bantuan ini tidak hanya berupa materi, tetapi juga memberikan harapan, dukungan moral, dan kepastian bagi para lansia. Ini menunjukkan fungsi sosial zakat yang sangat fundamental dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan peduli.
Advertisement
Advertisement
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan kehadiran pemerintah untuk kelompok rentan. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu hadir untuk memastikan lansia mendapatkan perhatian dan perlindungan yang layak, sesuai dengan hak-hak dasar mereka. Ini merupakan salah satu prioritas utama dalam kebijakan sosial daerah yang berpihak pada masyarakat.
Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong berbagai inisiatif sosial yang dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam kondisi ekonomi yang menantang. Khususnya, kelompok rentan seperti para lansia, selalu menjadi fokus utama dalam program-program kesejahteraan dan pemberdayaan. Perhatian ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan warganya.
Sinergi dengan Baznas dinilai sangat memperkuat peran pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Kolaborasi ini membantu memastikan seluruh warga, terutama yang berada di panti sosial, memperoleh perlindungan yang layak. Ini adalah langkah strategis dan efektif untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan serta menciptakan masyarakat yang inklusif.
Advertisement
Advertisement
Panti Sosial Tresna Werdha, sebagai unit pelaksana teknis daerah di bidang kesejahteraan sosial, saat ini merawat 65 lansia. Dari jumlah tersebut, 41 di antaranya adalah laki-laki dan 24 perempuan. Panti ini menjadi rumah bagi mereka yang membutuhkan perawatan dan perhatian khusus dari pemerintah dan lembaga sosial.
Salah seorang penghuni panti, Antun, berbagi pengalamannya yang telah tinggal selama 14 tahun. Ia mengungkapkan rasa senang dan puas dengan pelayanan yang diberikan oleh para pengurus panti. "Saya sudah 14 tahun tinggal di sini, pengurusnya baik dan saya senang bisa berkumpul bersama penghuni lainnya," kata Antun.
Sumber: AntaraNews
Advertisement