Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua korban meninggal dunia setelah sebuah mobil pribadi terjatuh ke jurang sedalam 60 meter di Desa Pinamorongan, Kabupaten Minahasa Selatan. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat, 10 April 2026, dan membutuhkan upaya penyelamatan yang intensif dari berbagai pihak.
Operasi penyelamatan dilakukan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado (Basarnas Sulut) bersama unsur terkait setelah menerima laporan kejadian. Kedua korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dasar jurang yang berbatu dan dekat aliran sungai deras.
Identitas korban diketahui sebagai Jhony Ulaan (57 tahun) dan Nover Solang (54 tahun), keduanya merupakan warga Desa Tawaang Timur Lingkungan 2. Proses evakuasi berlangsung dramatis mengingat kondisi medan yang sangat curam dan berisiko tinggi.
Advertisement
Advertisement
Insiden nahas ini bermula ketika satu unit mobil dilaporkan terjun ke jurang di Desa Pinamorongan, Minahasa Selatan. Lokasi kejadian dikenal dengan tebing curam dan dasar jurang yang dipenuhi bebatuan serta aliran sungai deras, menambah kompleksitas upaya penyelamatan.
Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng, menjelaskan bahwa laporan mengenai kejadian ini segera diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos SAR Amurang segera mengerahkan tim untuk melakukan operasi penyelamatan.
Data awal yang dihimpun menunjukkan bahwa insiden ini menyebabkan dua korban jiwa. Kedua korban ditemukan di lokasi kejadian setelah mobil mereka jatuh ke kedalaman sekitar 60 meter.
Advertisement
Advertisement
Tim Rescue Pos SAR Amurang tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 15.36 WITA dan langsung memulai tindakan awal operasi SAR. Proses evakuasi yang menantang dimulai pada pukul 15.45 WITA, melibatkan teknik lowering untuk menjangkau kendaraan yang terjatuh.
Setelah berhasil menjangkau mobil, tim melakukan pengecekan dan menemukan kedua korban sudah tidak merespons. Mengingat medan yang sangat curam dan berisiko tinggi, tim memutuskan untuk melakukan asesmen ulang strategi evakuasi.
Keputusan diambil untuk mengevakuasi korban melalui penyisiran pinggiran tebing guna memastikan keselamatan tim penyelamat. Pada pukul 18.05 WITA, kedua korban berhasil dievakuasi dan dibawa menuju jalan utama.
Advertisement
Selanjutnya, korban segera dilarikan ke RS Kalooran Amurang untuk penanganan lebih lanjut. Sekitar pukul 18.55 WITA, jenazah korban secara resmi diserahkan kepada pihak rumah sakit sebelum kemudian diserahkan kepada keluarga.
Advertisement
Kepala Basarnas Sulut, George Mercy Randang, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini. Kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan evakuasi di medan yang sulit.
Unsur-unsur yang terlibat dalam evakuasi korban mobil jatuh jurang ini meliputi Tim Rescue Kantor SAR Manado, Tim Rescue Pos SAR Amurang, Polsek Tareran, dan Koramil Tareran. Mereka bekerja sama secara sinergis untuk mengevakuasi korban.
Selain itu, Dinas Damkar & Penyelamatan Kab. Minsel, Satpol PP Kabupaten Minahasa Selatan, serta masyarakat setempat turut memberikan bantuan. Solidaritas dan kerja sama ini menunjukkan komitmen dalam penanganan situasi darurat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews