Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BAPETEN beri pelatihan pada aparat keamanan untuk Asian Games 2018

BAPETEN beri pelatihan pada aparat keamanan untuk Asian Games 2018 BAPETEN gelar diskusi National Coordination Meeting for Major Public Event (MPE) on Asian Games XVII. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) akan masuk dalam sistem pengamanan pada penyelenggaraan Asian Games 2018 mendatang. BAPETEN akan memberikan pelatihan mengenai cara mencegah dan mengatasi serangan bom atau apapun yang menggunakan zat radioaktif.

BAPETEN sendiri sudah pernah memberikan pelatihan kepada Bakamla, Brimob, BIN, Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan, BNPT, dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan. Materi pelatihannya meliputi, pertahanan berlapis keamanan nuklir nasional, keamanan nuklir di luar fasilitas, konsep dasar dan proteksi radiasi, dan prinsip keselamatan. Juga teknik mendeteksi radiasi bagi pejalan kaki dengan menggunakan Pedestrian Radiation Portal Monitor.

Sekretaris Utama BAPETEN, Hendriyanto Hadi Tjahyono mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah memiliki dan berlatih berkali-kali mengenai kesiapsiagaan dalam penanganan bencana nuklir. BAPETEN juga telah membuat Indonesia Center of Excellence on Nuclear Security and Emergency Preparedness (I-Consep).

"Ada polisi, tentara, pokoknya semua lembaga masuk di situ," ujarnya.

Terkait pengamanan Asian Games 2018, menurutnya sistem dasar sudah dimiliki tinggal disesuaikan dengan medan dan tempat pelaksanaan setiap cabang olahraga. Hendriyanto mengatakan pihaknya akan melakukan pemetaan lokasi. Dari situ, BAPETEN dan stakeholder menyusun alat dan sistem keamanan nuklirnya. Draft ini akan disupervisi oleh IAEA.

"Menunjukkan titik mana saja yang kurang dan kelebihan," jelasnya.

Jika sudah disempurnakan, tinggal menyediakan alat yang dibutuhkan. Alat pengamanan dari serangan zat radioaktif di gunung dan pantai pasti berbeda. Dalam keseluruhan sistem itu, BAPETEN bertanggung jawab dalam tiga aspek, yakni safety, security, dan safeguard.

Safety artinya BAPETEN menjamin pemanfaatan zat radioaktif dan sumber radiasi tidak membahayakan manusia. Pada aspek security, BAPETEN harus memastikan sumber-sumber radiasi tidak lepas ke tangan orang-orang yang tidak berizin. Terakhir, Safeguard yang merupakan bentuk akuntansi bahan nuklir. Bahan nuklir yang masuk dan digunakan harus sama agar tidak ada penyelewengan, seperti digunakan untuk bom nuklir.

Dan itu menjadi konsen utama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Semua usaha BAPETEN ini demi kelancaran penyelenggaraan Asian Games. Ke depan, perumusan sistem ini bisa menjadi dasar untuk memperkuat pertahanan dan keamanan Indonesia dari serangan nuklir. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP