Banyak masalah di perkotaan, Risma berharap UCLG ASPAC memberi solusi

Kamis, 13 September 2018 21:00 Reporter : Moch. Andriansyah
Banyak masalah di perkotaan, Risma berharap UCLG ASPAC memberi solusi Kota Surabaya menjadi tuan rumah Kongres ke-7 United Cities and Local Goverment. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kota Surabaya, Jawa Timur menjadi tuan rumah Kongres ke-7 United Cities and Local Goverment (UCLG) Asia Pacific (Aspac), yang secara resmi dibuka Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan di gedung Dyandra Convention Hall, Kamis (13/9).

Dalam sambutannya, Wali Kota Tri Risamaharini menyebut, pada dekade terakhir ini, ada banyak persoalan yang dihadapi daerah atau negara. Seperti pengelolaan limbah, sanitasi, sistem drainase, transportasi, pendidikan, kesehatan, penyediaan perumahan, kemiskinan, pasokan air dan perizinan.

Bahkan, kata Risma, saat ini berbagai negara harus menghadapi dampak perubahan iklim. Termasuk bencana alam yang terjadi di beberapa daerah atau negara.

"Oleh karena itu, kondisi ini menuntut semua pihak untuk dapat bekerja sama dan berbagi pengetahuan serta pembelajaran bersama-sama," kata Risma.

Sehingga, menurut wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan ini, UCLG Aspac diharapkan bisa menjadi forum untuk saling belajar dan berbagi pengalaman antardaerah, terutama dalam mengatasi masalah perkotaan.

Tujuan akhirnya, masih kata Risma, untuk memecahkan tantangan bersama dengan mempromosikan inovasi dalam mewujudkan kota yang berkelanjutan dan layak huni.

"Saya yakin UCLG ASPAC dapat menjadi kerangka kerja yang tepat untuk memfasilitasi kebutuhan kita semuanya," sambungnya.

Di kesempatan sama, Risma juga memastikan, bahwa selama ini, Surabaya sudah dipercaya untuk menyelenggarakan berbagai acara internasional. Termasuk pertemuan UN Habitat 3 yang diikuti ribuan delegasi dari 193 negara anggota PBB pada 2016 lalu.

Selanjutnya, ada Pertemuan Puncak Kota Ramah Anak yang diselenggarakan dengan UNICEF di tahun 2018 ini.

"Setelah 7th UCLG ASPAC Congress ini, Surabaya akan menjadi tuan rumah Startup Nations Summit (SNS) pada November 2018," ucapnya sembari mengundang peserta UCLG Aspac di bulan November mendatang.

Sekadar infrmasi, pembukaan UCLG Aspac ini ditandai dengan pemukulan gong oleh menteri Jonan didampingi Wali Kota Risma; Presiden UCLG Aspac, Won Hee Ryong beserta jajarannya dan beberapa kepada daerah yang hadir.

Selain pemukulan gong, dua atlet junior panahan yang membidik balon hingga meletus dan terbukalah banner bertuliskan 7th UCLG ASPAC CONGRESS. Lalu muncul tokoh-tokoh pewayanangan bergelantungan sambil membawa bunga untuk diberikan kepada Menteri Jonan dan beberapa tokoh lainnya di atas panggung.

Menteri Jonan mengatakan, pemerintah pusat dan daerah memang harus bersinergi untuk memecahkan berbagai masalah.

"Saya juga berharap kepala daerah bisa membangun pembangkit listrik tenaga sampah. Di Surabaya sudah ada sejak lama, bahkan sebelum saya menjabat menteri ESDM," tandas Jonan. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini