Bantah Ada Penggusuran, Istana Ungkap Lokasi SLB di Bandung Sama dengan Sekolah Rakyat
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menegaskan, Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Padjajaran, Kota Bandung tidak digusur.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menegaskan, Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Padjajaran, Kota Bandung tidak digusur. Namun, hanya dibangun ulang atau renovasi.
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah memberikan pernyataan yang tegas bahwa tidak digusur. Tapi kawasan itu sedang dibangun ulang. Jadi kalau kawasan itu dibangun ulang, nanti menjadi sebuah sekolah inklusif," kata Hasan di Kantor PCO, Jakarta, Senin (19/5).
Dia menyebut, nantinya SLB dengan sekolah rakyat akan berada di lokasi yang sama.
"Jadi sekolah rakyat ada di sana, SLB juga ada di sana. Sekarang SLB itu ketika masa dibangun, tentu SLB itu harus dicarikan tempat yang baru sementara. Untuk sementara," ujar dia.
Namun, lokasi sementara SLB harus dimonitor. Agar proses belajar mengajar para siswa berjalan dengan lancar.
"Tapi memang perlu kita kawal nih. Kita kawal nih teknisnya di lapangan. Pemerintah minta tempat relokasi sementara pun harus layak. Harus bagus. Harus bisa mendukung kegiatan anak-anak spesial ini. Anak-anak berkebutuhan khusus yang bersekolah di sana. Jadi bukan tempat darurat, tapi tempat yang juga layak untuk mereka bisa sekolah di sana. Jadi walaupun itu sifatnya sementara, tetap harus dengan kondisi yang layak," tegas Hasan.
Lokasi Relokasi SLB
Perihal lokasi sementara SLB, Hasan menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Jawa Barat. Terpenting, kata Hasan, bangunannya layak untuk melaksanakan proses belajar mengajar.
"Lokasinya teknisnya tentu kita tanya ke pemerintah Jawa Barat nanti. Lokasi mana yang mereka siapkan yang baik dan layak untuk dijadikan tempat sementara bagi adik-adik kita, siswa-siswa SLB ini untuk bisa menjalani kegiatan belajar-mengajar mereka sampai kawasan ini selesai dibangun," ungkapnya.
"Sekolah rakyat plus SLB. Jadi nanti akan ada tidak hanya SLB di sana, tapi ada juga sekolah rakyat di sana," imbuh Hasan.