Banjir belum surut, warga Perumahan Kemendikbud Bekasi mulai diserang penyakit
Merdeka.com - Puluhan orang korban banjir di Perumahan Kemendikbud, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi mulai diserang penyakit. Sudah hampir 10 hari banjir yang melanda permukiman mereka belum juga surut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto Saidi menyebutkan, akibat banjir itu 19 orang terserang penyakit kulit, 14 orang Hypertensi, 6 orang terserang Gastritis, 4 orang kena diare. Penyakit itu diketahui setelah warga memeriksakan kesehatannya ke tenda pengungsian.
"Kami menempatkan petugas mulai dari dokter sampai perawat di tenda pengungsian," katanya, Selasa (21/11).
Menurut dia, penyakit yang menyerang korban banjir cenderung ringan. Penyakit-penyakit tersebut menyebar melalui udara dan air karena kondisi di perumahan terendam air. Sehingga, memudahkan penyakit menyerang.
"Obat-obatan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan selama banjir, kami juga tidak menunggu orang berobat, tapi juga melakukan observasi kepada para korban banjir," ujarnya.
Banjir setinggi satu meter merendam ratusan rumah di Perumahan Kemendikbud sejak 11 hari lalu. Penyebabnya, saluran air mampet karena ada pekerjaan galian. Pemerintah setempat kini sedang melakukan penanggulangan agar banjir di sana cepat surut.
Berdasarkan catatan BPBD Kota Bekasi, jumlah pengungsi mencapai ada 442 warga dari 146 kepala keluarga. Mereka mengungsi ke gudang Kemendikbud, dan kantor kelurahan, serta tempat ibadah.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya