Tiga anak berhasil diselamatkan oleh Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak, Banten, setelah insiden tenggelam di Pantai Muara Binuangeun pada Jumat siang. Kecelakaan laut ini terjadi ketika keempat anak berenang dan tiba-tiba diterjang ombak tinggi di area pantai tersebut. Peristiwa nahas ini memicu respons cepat dari tim penyelamat di lokasi.
Ketua Balawista Kabupaten Lebak, Erwin Komarasukma, mengonfirmasi bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Tim Balawista segera bertindak setelah menyadari adanya korban yang terseret arus laut. Upaya penyelamatan dilakukan dengan sigap untuk meminimalisir dampak buruk dari insiden tersebut.
Meskipun tiga anak berhasil diselamatkan, satu anak lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap anak-anak saat beraktivitas di area pantai. Pihak berwenang terus berupaya menemukan korban yang hilang.
Advertisement
Advertisement
Tim Balawista Kabupaten Lebak menunjukkan respons yang sangat cepat dan efektif dalam insiden tenggelam di Pantai Muara Binuangeun. Kecepatan tindakan ini menjadi kunci dalam menyelamatkan nyawa para korban yang terseret ombak. Petugas Balawista langsung terjun ke air begitu mengetahui adanya bahaya.
Tiga anak yang berhasil diselamatkan adalah Hasan (7 tahun), Oki (9 tahun), dan Tisna (8 tahun). Mereka segera dievakuasi dari air dan diberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian. Kondisi ketiga anak tersebut membutuhkan penanganan medis lebih lanjut setelah insiden.
Setelah berhasil diselamatkan, ketiga anak tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Binuangeun untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Petugas kesehatan di Puskesmas segera memberikan perawatan yang diperlukan untuk memulihkan kondisi mereka. Keadaan mereka kini dalam pengawasan ketat tim medis.
Advertisement
Advertisement
Sementara tiga anak berhasil diselamatkan, satu anak bernama Aceng (7 tahun) masih dalam pencarian intensif oleh tim SAR gabungan. Tim pencarian dan pertolongan terus menyisir area Pantai Muara Binuangeun untuk menemukan keberadaan korban. Harapan besar disematkan agar Aceng dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Erwin Komarasukma mengungkapkan harapannya agar korban Aceng dapat ditemukan pada malam itu juga oleh tim SAR. Upaya pencarian melibatkan berbagai elemen dan sumber daya untuk memastikan cakupan area yang maksimal. Kondisi cuaca dan ombak juga menjadi pertimbangan penting dalam operasi ini.
Lebih lanjut, Erwin Komarasukma menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak saat berada di pantai. Kecelakaan laut pada anak dapat ditekan secara signifikan jika pengawasan dilakukan dengan baik dan imbauan keselamatan dipatuhi. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak melanggar larangan yang telah ditetapkan demi keamanan bersama.
Advertisement
Sumber: AntaraNews