Bahaya Laten! Kapolri Minta Orang Tua Rutin Razia Handphone Anak-Anaknya

Dengan berbagai macam pola dan modus untuk mengubah permainannya. Termasuk melalui teknologi ponsel.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Bahaya Laten! Kapolri Minta Orang Tua Rutin Razia Handphone Anak-Anaknya
Kapolri Jenderal Listyo Sigit (Istimewa)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingin agar para orang tua rajin memeriksa handphone anak-anak. Jenderal Sigit bermaksud agar anak-anak tidak terjerumus dalam permainan judi online (judol). Permainan tersebut biasanya dilakukan melalui ponsel.

Awalnya, Sigit lebih dulu menyinggung soal kemajuan digitalisasi. Kemudian, ia pun menyebut soal judol yang masuk pada semua kalangan.

Dengan berbagai macam pola dan modus untuk mengubah permainannya. Termasuk melalui teknologi ponsel.

"Sehingga kemudian anak-anak di bawah umur kemudian tertarik kemudian untuk ikut. Ini tentunya menjadi PR kita, karena dari PPATK ini menyampaikan bahwa akumulasi uang kita yang keluar capital outflow ke negara-negara luar ini ratusan triliun," kata Sigit saat sambutan dalam Acara Munas dan Konbes NU di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (5/2).

Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo istimewa

Jenderal Sigit yakin, peran orang tua sangat optimal untuk bisa mencegah judi online merusak anak-anak Indonesia. Sebab, dampak bagi judi online sangat berbahaya.

"Dan ini tentunya harus kita cegah, caranya gimana? Ya mulai dari hal yang bersifat dini, preventif, pencegahan, tentunya harus kita sosialisasikan kepada anak-anak kita kepada keluarga kita tentang bahaya judi online," sambungnya.

Menurut jenderal bintang empat ini, jika sudah masuk dalam permainan judol. Maka akan mudah untuk kecanduan dalam permainan yang disebutnya lebih privasi atau private.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Dok Humas Polri) @ 2023 merdeka.com

Apabila sudah kecanduan judol, anak-anak akan sangat sulit diawasi dan dikontrol. Di sinilah peran orang tua untuk melakukan tindakan pencegahan tersebut.

"Sehingga untuk sulit diawasi sulit untuk dikontrol, sehingga mau tidak mau kita harus rajin cek handphonenya anak-anak kita," jelasnya.

Dengan begitu, Jenderal Sigit yakin generasi muda Indonesia akan terselamatkan dari bahaya judi online.

"Kemudian bisa mengetahui, karena kalau tidak begitu tentunya ini pelan pelan generasi musa kita akan mengalami kerusakan," pungkasnya.

Rekomendasi