Atasi kejahatan 3C, Polrestabes Medan bentuk Tim Pegasus

Polrestabes Medan membentuk tim Pegasus. Mereka ditugaskan menangani gangguan-gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah Medan dan sekitarnya.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Atasi kejahatan 3C, Polrestabes Medan bentuk Tim Pegasus
Tim Pegasus Polrestabes Medan. ©2018 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Polrestabes Medan membentuk tim Pegasus. Mereka ditugaskan menangani gangguan-gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah Medan dan sekitarnya.

"Ada 174 personel Satreskrim dan polsek yang akan terbagi dalam 29 tim," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, Rabu (30/5).

Tim Pegasus mulai bekerja sejak Senin (28/5). Mereka melakukan patroli di daerah-daerah rawan kasus 3C (pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor). Mereka melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang dicurigai dengan cara melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan badan.

Dua hari pertama, tim Pegasus itu telah mengamankan sejumlah pelaku kejahatan. Mereka menangkap 3 orang yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), 2 orang diduga pelaku penadahan kendaraan roda dua, 3 orang yang membawa narkotika jenis sabu dan ganja.

Tim Pegasus Polrestabes Medan ©2018 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Selain itu, tim Pegasus juga mengamankan 20 unit sepeda motor tanpa dokumen, sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan kejahatan, seperti tang, beberapa linggis, obeng, dan parang.

"Operasi Pegasus ini akan kita lakukan rutin setiap hari dengan waktu patroli yang berubah-ubah agar tidak terbaca oleh para pelaku 3C," jelas Putu.

Dia mengingatkan para pelaku 3C untuk tidak coba-coba beraksi di wilayah hukum Polresta Medan. "Pasti akan berhadapan dengan tim Pegasus," sebut Putu.

Rekomendasi