Aspal Taxiway Kembali Retak, Penerbangan di Bandara Samarinda Ditutup

Minggu, 6 Oktober 2019 13:26 Reporter : Saud Rosadi
Aspal Taxiway Kembali Retak, Penerbangan di Bandara Samarinda Ditutup Suasana Penerbangan di Bandara Samarinda Ditutup. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Samarinda (AAP), Kalimantan Timur, kembali ditutup lebih awal karena keretakan aspal taxiway. Sejumlah penerbangan dialihkan ke Balikpapan. Bahkan, ada yang dibatalkan.

Informasi diperoleh merdeka.com, ditutupnya runway hingga berimbas pada penutupan operasional bandara, diketahui tengah hari tadi. Ada pemandangan janggal saat pesawat Garuda Indonesia GA581 hendak take off.

"Saya lihat, pesawat garuda didorong pakai towing car ke runway," kata Arif, salah satu calon penumpang di Bandara APT Pranoto, kepada merdeka.com, Minggu (6/10).

Beberapa saat setelah itu, diketahui ada masalah pada raxiway. "Saya dapatkan info dari petugas bandara, ada retak lagi di taxiway. Setelah yang saya lihat dari Garuda itu, tidak ada lagi pesawat landing dan take off," ujar Arif.

"Ini saja, pesawat Batik Air, masih di apron karena ada masalah taxiway itu. Tidak tahu sampai kapan. Mudah-mudahan saja kejadian ini cepat tertangani tidak berulang kali lagi terjadi," sebut Arif.

Batik Air PK-LUG yang tiba dari Jakarta (HLP) sekira pukul 11.06 Wita di Samarinda tadi, terpaksa tidak bisa kembali terbang kembali ke Halim, disebabkan keluarnya Notam (Notice to Airmen) runway tidak bisa digunakan.

Retaknya taxiway, merupakan kejadian ketiga kalinya, di mana kejadian pertama pada 16 Maret 2019, disusul kejadian kedua 2 Oktober 2019. Imbas dari kejadian siang ini, sedikitnya ada 20 penerbangan menuju dan dari Samarinda, dialihkan ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, di Balikpapan.

"Benar. Penerbangan dialihkan ke Balikpapan," kata Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda Dodi Dharma Cahyadi, dikonfirmasi merdeka.com soal itu. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Bandara
  2. Samarinda
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini