Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Antisipasi peredaran upal, polisi di Karanganyar blusukan ke pasar

Antisipasi peredaran upal, polisi di Karanganyar blusukan ke pasar Ilustrasi Uang. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Polres Karanganyar mengantisipasi maraknya peredaran uang palsu (upal) menjelang Lebaran. Mereka melakukan 'blusukan' ke pasar tradisional untuk melakukan sosialisasi ciri-ciri mengenai upal.

Sosialisasi dilakukan sejumlah anggota Satuan Binmas Polres Karanganyar yang dipimpin oleh Kasat Binmas AKP Suwarsi, di Pasar Jungke, Karanganyar, Jumat (9/6). Para pedagang diberikan pengetahuan sedetail mungkin ciri-ciri uang palsu.

"Sosialisasi seperti ini akan terus kita galakkan agar masyarakat semakin waspada terhadap peredaran upal," ujar Suwarsi.

Dia meminta masyarakat untuk segera melapor jika menemukan upal. Masyarakat juga dihimbau agar lebih waspada dengan peredaran upal, terutama menjalang hari raya Lebaran.

"Menjelang dan sesudah perayaan lebaran, biasanya peredaran upal meningkat. Situasi tersebut, seringkali dimanfaatkan oleh para pelaku pengedar upal untuk beraksi," ucapnya.

Dalam sosialisasi tersebut, jajaran Polres Karanganyar juga menunjukkan contoh upal pecahan Rp 20 ribu, Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu yang asli.

"Uang palsu jika dilihat berwarna pucat, tidak disertai benang pengaman. Kemudian tinta pembuatannya tidak menghasilkan perubahan kalau dilihat dari sudut pandang lainnya. Sedangkan uang asli kebalikannya," jelasnya.

Suwarsi menambahkan, Polres Karanganyar akan meningkatkan intensitas sosialisasi upal dari pasar ke pasar, agar masyarakat tidak menjadi korban.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP