Anggota Geng Pelaku Perampasan dan Penganiayaan Sopir Angkot di Depok Diringkus

Sabtu, 9 Maret 2019 02:32 Reporter : Nur Fauziah
Anggota Geng Pelaku Perampasan dan Penganiayaan Sopir Angkot di Depok Diringkus Pelaku perampasan dan penganiayaan sopir angkot di Depok. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Geng Rawamaya Beji Rasta (RBR) pelaku perampasan ponsel milik sopir angkutan kota (angkot) ditangkap polisi. Selain merampas, anggota geng, P (15) juga melukai korban.

Korban akhirnya terluka di tangan dan harus mendapat perawatan. Saat beraksi, P tidak sendirian. Dia mengajak temannya yaitu F (15).

P mengaku membegal karena untuk kebutuhan hidup. Dia mengaku tidak pernah beraksi bersama gengnya. "Iya masuk RBR tapi baru aja kok. Uangnya dibagi dua sama teman tapi enggak sama anak geng," katanya kepada wartawan, Jumat (8/3).

Pengakuan kepada polisi, P sudah sembilan kali membegal. Antara lain di Sawangan, Limo, Pancoran Mas dan Beji. Satu ponsel dijual Rp 600.000. "Paling gede Rp 1 juta. Uangnya dibagi dua," akunya.

Dia mengaku sesekali menenggak minuman keras sebelum aksi. Kini P harus menjalani hari-hari dalam penjara bersama F.

Kapolsek Beji Kompol Yenny Sihombing mengatakan, mereka berasal dari keluarga yang tidak utuh. Orang tuanya F sudah meninggal. Sedangkan orang tua P bercerai. "Otak dari komplotan ini adalah P. Sedangkan F hanya joki," ucapnya.

P membawa celurit untuk menakuti korban. Jika korban melawan maka dia akan melukainya. "Di Jalan Saidan pelaku ini membacok korban hingga luka. Karena korban melawan ketika diminta HP nya oleh pelaku," tutupnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini