Andra Soni Turun Tangan, Kadinkes Banten Malah 'Cuci Tangan' soal Anggaran Peresmian RSUD Rp1,8 M

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, anggaran itu sudah dikelola masing-masing RSUD.

Dwi Prasetya
Oleh Dwi Prasetya - Reporter
Andra Soni Turun Tangan, Kadinkes Banten Malah 'Cuci Tangan' soal Anggaran Peresmian RSUD Rp1,8 M
Andra Soni Turun Tangan, Kadinkes Banten Malah 'Cuci Tangan' soal Anggaran Peresmian RSUD Rp1,8 M (Merdeka.com)

Peresmian dua rumah sakit di Banten mendapat sorotan. Sebab dana yang dihabiskan untuk proses seremonial mencapai Rp1,8 miliar. Angka yang cukup fantastastis di tengah perintah efisiensi anggaran.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti berdalih kegiatan itu sudah ada dalam kerangka acuan kerja.

"Saya kalau detailnya tidak tahu karena itu kan anggaran ada di RSUD baik RSUD Labuan ataupun Cilograng," kata Ati, Kamis (5/6).

Dia menambahkan, anggaran itu sudah dikelola masing-masing RSUD.

"Silakan hubungi direktur rumah sakitnya karena tentu anggaran itu kan semua di rumah sakit dan sudah dikuasakan penggunaan anggarannya," katanya.

Ati mengungkapkan masing-masing rumah sakit yang baru diresmikan memiliki management sendiri karena keduanya berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

"Jadi kalau saya detail apakah di dalam KAK nya terperinci ya saya juga nggak hafal karena itu semua rumah sakit," Ujarnya.

Diberitakan sebelumnya Gubernur Banten Andra Soni irit bicara ditanya anggaran kegiatan seremonial peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilograng dan Labuan mencapai Rp1,8 miliar.

Andra mengaku akan meminta detail penggunaan anggaran sebesar Rp1,8 miliar dengan memanggil Dinas terkait yakni Dinas Kesehatan.

“Ya nanti ditanyakan detailnya kepada dinas (kesehatan) apa aja komponennya, karena saat itu juga kan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis dan sebagainya,” kata Andra kepada wartawan, Selasa (3/6).

Andra akan meluncurkan semua kegiatan yang diselenggarakan Pemprov Banten berdasarkan Inpres Presiden terkait efisiensi anggaran pemerintah.

“Pasti kami akan melakukan evaluasi,” ujarnya.

Rekomendasi