Ajaib! Korban Kecelakaan Salemba Tengah Bangkit Sendiri Usai Terkapar, Motor dan Mobil Listrik Vinfast Terlibat

Sebuah kecelakaan mengejutkan terjadi di Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat, melibatkan motor dan mobil listrik Vinfast. Korban tabrakan Salemba Tengah yang terkapar berlumur darah justru bangkit sendiri, membuat warga terheran-heran dan memicu perdebata

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ajaib! Korban Kecelakaan Salemba Tengah Bangkit Sendiri Usai Terkapar, Motor dan Mobil Listrik Vinfast Terlibat
Sebuah kecelakaan mengejutkan terjadi di Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat, melibatkan motor dan mobil listrik Vinfast. Korban tabrakan Salemba Tengah yang terkapar berlumur darah justru bangkit sendiri, membuat warga terheran-heran dan memicu perdebata (Merdeka.com)

Sebuah insiden lalu lintas mengejutkan terjadi di Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat, pada Sabtu (28/9) malam sekitar pukul 23.45 WIB. Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor jenis Scoopy dan sebuah mobil listrik merek Vinfast, menarik perhatian banyak warga sekitar. Peristiwa nahas tersebut bermula ketika pengemudi mobil listrik hendak berbelok di depan Bank Mandiri, namun tak disangka ditabrak oleh pengendara motor dari arah berlawanan.

Kecelakaan ini sontak membuat pengendara motor terkapar di tengah jalan dengan kondisi wajah berlumur darah, menciptakan kepanikan di lokasi. Warga dan pengendara lain yang menyaksikan kejadian tersebut segera berkerumun, menyebabkan lalu lintas di sekitar Jalan Salemba Tengah sempat tersendat. Mereka bergegas menghubungi layanan darurat, termasuk ambulans dan kepolisian, untuk penanganan lebih lanjut.

Meskipun demikian, ada momen tak terduga yang terjadi setelahnya, membuat warga dan petugas kebingungan. Korban yang semula terlihat tak sadarkan diri justru bangkit dengan sendirinya, menolak untuk dievakuasi ke fasilitas kesehatan. Kejadian ini memicu adu mulut antara korban dan warga yang berusaha membujuknya untuk mendapatkan pertolongan medis.

Insiden di Jalan Salemba Tengah bermula ketika mobil listrik Vinfast melaju dari arah Jalan Salemba Raya menuju Jalan Salemba Tengah. Pada saat bersamaan, pengendara sepeda motor Scoopy datang dari arah berlawanan. Setibanya di depan Bank Mandiri, pengemudi mobil listrik menyalakan lampu sein dan berbelok ke kanan, sebuah manuver yang menjadi pemicu utama kecelakaan ini.

Tanpa diduga, motor yang dikendarai korban langsung menabrak bagian belakang mobil listrik tersebut dengan keras. Suara benturan yang nyaring mengagetkan warga sekitar dan pengendara lain yang melintas, seketika menarik perhatian banyak orang. Pengendara motor pun langsung terjatuh dan terkapar di aspal, dengan wajah yang terlihat berlumur darah akibat benturan.

Melihat kondisi korban yang terkapar, warga segera berdatangan memadati lokasi kejadian. Mereka berupaya memberikan pertolongan pertama dan memastikan kondisi korban. Beberapa saksi mata dengan sigap menghubungi nomor darurat untuk meminta bantuan ambulans dan pihak kepolisian, guna penanganan medis dan investigasi lebih lanjut atas kecelakaan Salemba Tengah ini.

Ketika sirene ambulans palang hitam mulai terdengar mendekat dari arah Jalan Salemba Raya, warga di lokasi kejadian dibuat terkejut oleh suatu kejadian tak terduga. Korban yang sebelumnya terkapar dengan wajah berlumur darah, secara tiba-tiba bangkit dan menolak untuk dibawa ke fasilitas kesehatan. Penolakan ini memicu perdebatan sengit antara korban dan warga yang khawatir akan kondisinya.

Warga yang berkerumun berusaha keras membujuk korban agar mau dievakuasi ke ambulans untuk mendapatkan perawatan medis. Mereka mendesak korban untuk memprioritaskan kesehatannya setelah mengalami insiden tabrakan Salemba Tengah yang cukup parah. Namun, korban tetap bersikeras menolak, menciptakan situasi yang cukup tegang dan membingungkan di tengah keramaian.

Ketegangan mereda setelah ayah korban tiba di lokasi kejadian. Dengan kehadiran ayahnya, korban akhirnya bersedia mengikuti arahan petugas ambulans dan mau dibawa ke rumah sakit. Pada pukul 00.09 WIB, ambulans yang membawa korban meninggalkan lokasi, menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut terhadap cedera yang dialaminya.

Tak lama setelah ambulans membawa korban pergi, petugas kepolisian tiba di lokasi kecelakaan Salemba Tengah. Mereka segera mengambil alih penanganan insiden tersebut, mulai dari mengamankan area hingga mengumpulkan keterangan dari saksi mata. Pengemudi mobil listrik Vinfast yang terlibat dalam tabrakan juga dimintai keterangan oleh pihak berwajib untuk proses penyelidikan.

Kehadiran polisi membantu mengurai kerumunan warga yang sebelumnya memadati lokasi kejadian. Secara perlahan, warga mulai meninggalkan area tabrakan, memungkinkan lalu lintas di Jalan Salemba Tengah kembali normal setelah sempat macet akibat insiden tersebut. Proses evakuasi dan penyelidikan berjalan lancar di bawah pengawasan petugas kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi terbaru mengenai kondisi medis korban yang dibawa ambulans. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan menentukan pihak yang bertanggung jawab. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terutama di malam hari dan di persimpangan jalan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi