Ahok Bikin Riuh Sidang Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Singgung Nama Erick Thohir hingga Jokowi

Ahok mendorong kepada jaksa untuk memeriksa Erick Thohir hingga Joko Widodo.

Muhammad Radityo Priyasmoro
Ahok Bikin Riuh Sidang Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Singgung Nama Erick Thohir hingga Jokowi
Ahok Bikin Riuh Sidang Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Singgung Nama Erick Thohir hingga Jokowi (Merdeka.com)

Mantan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyinggung nama mantan Menteri BUMN Erick Thohir dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat bersaksi dalam lanjutan sidang korupsi minyak mentah Pertamina.

Salah satu poin disampaikan terkait pemberhentian sosok dianggap Ahok kredibel dalam mengelola BUMN Pertamina, Joko Priyono dan Mas’ud Khamid. Hal itu dikatakan Ahok saat menjawab pertanyaan jaksa dalam persidangan digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (27/1).

"Ini saya ingin menanyakan aja ya, penegasan, ada dua nama, namanya Pak Joko Priyono dan Pak Mas'ud Khamid, dua-duanya mantan direksi pada anak perusahaan Pertamina, subholding ya. Satu KPI, satu PPN. Ini istilah saudara sebut di sini yang ‘sudah dicopot’ ini. Nah, ini ada persoalan tidak dengan dua orang ini sehingga kemudian ini disebut sebut sebagai mantan yang sudah dicopot? Ada masalah enggak?” tanya jaksa saat persidangan.

"Bagi saya dua Saudara ini adalah Dirut yang terhebat yang Pertamina punya, untuk mau perbaiki produksi kilang termasuk perbaiki Patra Niaga. Makanya saya sangat senang dengan mereka, semua yang saya arahkan, dia kerjakan. Termasuk soal editif ini, Pak Mas'ud ini lebih baik dipecat dari pada tanda tangan kalau ada penyimpangan pengadaan. Makanya saya bilang ini adalah salah satu terbaik yang kita punya,” ujar Ahok.

“Pak Joko ini, ini orang kilang, asli dari kilang. Ini orang menurut saya adalah orang yang terbaik pengetahuan tentang kilang, dia yang kasih tahu saya kelemahan kilang, apa yang mau diperbaiki. Ketika dia dicopot saya pun mau nangis, saya telfon dia. Dia bilang gini, 'pak, sudahlah pak, saya di Yogya saja' dia bilang. Saya pikir BUMN ini keterlaluan gitu lo, mencopot orang yang bukan meritokrasi. Kenapa orang yang mau melakukan (hal yang benar) dicopot? ini orang terbaik pak Joko itu, makanya saya tulis dicopot (dalam BAP),” imbuh Ahok.

Karena merasa ada kejanggalan terkait pencopotan Joko Priyono dan Mas’ud Khamid, Ahok mendorong kepada jaksa untuk memeriksa Erick Thohir hingga Joko Widodo jika ingin tahu apa alasan di balik pencopotan keduanya.

“Makanya saya selalu bilang sama pak jaksa, kenapa saya mau laporin ke jaksa? periksa tuh sekalian BUMN, periksa tuh Presiden bila perlu, kenapa orang terbaik dicopot?” tegas Ahok.



Mendengar kesaksian itu, pengunjung sidang pun memberi applause dan membuat riuh ruangan dengan tepukan tangan.

“Tolong tolong pengunjung, bisa tertib pengunjung, pengunjung. Ini persidangan ya, ini bukan hiburan. Tolong jangan bertepuk tangan tolong,” kata majelis hakim.

Merespons dorongan pemeriksaan terhadap Erick dan Jokowi, tim jaksa menyatakan bahwa apa yang disampaikan Ahok tidak berkaitan dengan penggalian pengetahuannya sebagai saksi. Jaksa mengklaim bahwa Ahok tidak merinci detail terkait apa bahwa kedua pihak dimaksud harus diperiksa.

“Itu kan fakta dari keterangan saksi pak Ahok, saksi sendiri tidak menjelaskan fakta yang mana, kemudian detil perbuatan seperti apa, itu tidak pernah dikemukakan di persidangan, tidak ada dokumen atau keterangan dari pak Ahok yang bisa kita pastikan bahwa fakta tadi ada,” tutur jaksa.

Rekomendasi