Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat mengerahkan 760 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan malam takbiran. Pengerahan ini dilakukan pada Jumat sore, 20 Maret 2026, menjelang perayaan Idulfitri. Tujuannya adalah menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di seluruh wilayah Jakarta Barat.
Personel gabungan tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, serta jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat. Mereka akan disebar ke 209 titik pengamanan yang telah dipetakan sebagai lokasi rawan kemacetan dan keramaian. Titik-titik ini mencakup pusat perbelanjaan hingga kawasan wisata yang diprediksi akan ramai pengunjung.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi memimpin apel siaga takbiran yang menandai dimulainya operasi pengamanan ini. Imbauan juga disampaikan kepada masyarakat agar merayakan takbiran di masjid terdekat guna menghindari potensi gesekan di jalanan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan suasana malam takbiran yang aman dan damai bagi seluruh warga.
Advertisement
Advertisement
Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menjelaskan bahwa ratusan personel akan ditempatkan di 209 titik strategis di Jakarta Barat. Penempatan ini bertujuan untuk memitigasi potensi kemacetan lalu lintas yang sering terjadi saat malam takbiran. Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada area publik yang berpotensi menimbulkan keramaian.
Titik-titik pengamanan tersebut mencakup berbagai lokasi vital, mulai dari pusat perbelanjaan hingga kawasan wisata. Kehadiran personel gabungan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas. Pengawasan ketat akan dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.
Strategi Pengamanan Malam Takbiran Jakarta Barat ini dirancang untuk memastikan setiap sudut kota tetap terkendali. Koordinasi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan operasi ini dalam menjaga situasi kondusif. Seluruh personel telah dibekali dengan instruksi jelas mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Advertisement
Advertisement
Kapolres Twedi mengimbau masyarakat untuk melaksanakan takbiran di masjid terdekat. Hal ini guna meminimalisir risiko terjadinya gesekan antar kelompok yang melakukan takbir keliling. Apabila masyarakat berencana takbir keliling, dianjurkan untuk tidak keluar dari wilayah RW atau kelurahan masing-masing.
Dandim 0503 Jakarta Barat, Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, turut meminta kerja sama masyarakat dalam menjaga kondusivitas. Ia menekankan pentingnya peran serta warga untuk bersama-sama mengamankan situasi yang sudah cukup kondusif ini. Tujuannya agar seluruh masyarakat yang merayakan Idulfitri dapat merasa senang dan tenang.
Selain itu, Sigit juga mengingatkan masyarakat yang akan mudik untuk memastikan keamanan rumah. Ia menyarankan agar stop kontak listrik dicabut guna menghindari bahaya kebakaran saat rumah ditinggalkan. Langkah preventif ini sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama libur lebaran.
Advertisement
Sumber: AntaraNews