7 Pegawai Terpapar Covid, Seluruh Sidang di PN Jember Ditunda Sepekan

Sidang yang tetap digelar selama masa lockdown adalah sidang yang masa tahanan terdakwanya sudah hampir habis.

Muhammad Permana
Oleh Muhammad Permana- Reporter
7 Pegawai Terpapar Covid, Seluruh Sidang di PN Jember Ditunda Sepekan
Pengadilan Negeri Jember ditutup sepekan. ©2021 Merdeka.com/Muhammad Permana

Pengadilan Negeri (PN) Jember kembali melakukan 'lockdown' sejak Selasa (27/7) hingga seminggu ke depan atau Selasa (3/8). Keputusan ini dilakukan setelah 7 orang pegawai PN Jember dinyatakan positif Covid-19 dalam tes swab yang dilakukan Senin kemarin. Jumlah 7 orang ini mencakup 10 persen dari seluruh pegawai PN Jember yang berjumlah 70 orang.

"Jadi Lockdown yang dimaksud di sini adalah seluruh pegawai tetap bekerja namun dari rumah atau Work Form Home (WFH). Seluruh jadwal sidang ditunda selama seminggu, kecuali yang mendesak atau urgent," ujar juru bicara PN Jember, Slamet Budiono, saat dikonfirmasi merdeka.com.

Sidang yang tetap digelar selama masa lockdown tersebut menurut Slamet adalah sidang yang masa tahanan terdakwanya sudah hampir habis. Sehingga sidang tetap digelar untuk mengantisipasi terdakwa harus bebas demi hukum jika sidang tetap ditunda selama seminggu.

"Kalau yang seperti itu, mau tidak mau tetap digelar tentunya dengan prokes yang ketat," papar Slamet.

Sebelumnya, PN Jember memang sudah beberapa kali melakukan lockdown sejak pandemi bergulir awal tahun lalu. Selama masa lockdown, hanya tenaga keamanan yang berjaga dan menerima surat-surat yang masuk ke PN Jember.

"Kita lakukan ini demi keselamatan bersama. Karena kami tidak mau tertular ataupun menulari orang lain," ujar hakim asal Jawa Tengah ini.

Slamet enggan merinci apakah 7 orang pegawai yang positif tersebut termasuk hakim. Menurutnya, sejak 2 minggu yang lalu, beberapa pegawai PN Jember memang menunjukkan sejumlah gejala yang mirip Covid-19.

"Tetapi sekarang mereka sudah sembuh. Namun sebagai antisipasi, kita kemarin koordinasi dengan puskesmas untuk menggelar tes swab rapid antigen dan didapati hasil 7 orang yang positif tersebut. Secara umum, mereka masih sehat, atau positif tanpa gejala," jelas Slamet.

Rekomendasi