7 Korban Demo Bupati Pati Dirawat di RS Soewondo, Kapolsek Luka Bocor & 6 Lainnya Dirawat Intensif

Sebanyak tujuh orang menjalani perawatan intensif di RSU Soewondo Pati akibat ricuh aksi demo pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
7 Korban Demo Bupati Pati Dirawat di RS Soewondo, Kapolsek Luka Bocor & 6 Lainnya Dirawat Intensif
Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol Agustinus (merdeka.com)

Sebanyak tujuh orang menjalani perawatan intensif di RSU Soewondo Pati akibat ricuh aksi demo pemakzulan Bupati Pati, Sudewo. Mereka yang dirawat di antaranya masyarakat dan anggota polisi.

"Sebagian besar korban dari masyarakat mengalami sesak napas akibat paparan gas air mata. Semua keadaan sadar. Sementara dua anggota Polri menderita luka fisik akibat lemparan batu dan benda tumpul," kata Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol Agustinus, Rabu (13/8).

Menurutnya, salah satu yang terluka yakni Kapolsek Pati Kota Heru Purnomo dalam kondisi sadar dan sedang menjalani rawat inap akibat luka di kepala.

"Untuk korban Heru Purnomo masih mengeluh pusing karena luka bocor di kepala akibat lemparan batu. Kami memastikan penanganan medis diberikan maksimal. Tidak ada perbedaan perlakuan, semua mendapatkan perawatan sesuai kebutuhan medisnya,” ungkapnya.

Korban lainnya dari pihak Polri, Galih Dega Pramudya, masih menjalani observasi di IGD akibat luka robek di paha kanan.

"Kondisinya sadar, namun tim medis masih melakukan pemantauan ketat di IGD untuk memastikan luka tersebut tidak menimbulkan komplikasi,” jelasnya.

Selain memberikan perawatan, tim Dokkes juga terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan keluarga pasien.

“Kami berupaya menjaga komunikasi agar perkembangan kondisi korban bisa segera diketahui oleh pihak keluarga,” ujarnya.

Dia mengingatkan masyarakat agar mengedepankan cara-cara damai dalam menyampaikan pendapat. Adapun daftar korban yang dirawat di RSU Soewondo Pati meliputi lima warga sipil dan dua anggota Polri.

"Mereka mendapatkan pemantauan medis secara intensif hingga benar-benar dinyatakan pulih," pungkasnya.

Rekomendasi